WELCOME TO MY BLOG

Total Tayangan Halaman

Rabu, 12 Mei 2010

graffiti

GRAFFITI

Sekelompok pasukan dengan mengenakan sweater dan masker sambil menenteng cat semprot di tangan mulai berjalan menelusuri jalan-jalan di Jakarta. Beberapa saat mereka sempat berdiam diri di bawah fly over, dengan pandangan penuh arti menatap tembok-tembok yang kosong dan kusam tersebut. Sedetik kemudian tangan-tangan mereka mulai menyemprot tembok tersebut dengan cat semprot. Tidak ada yang tahu apa yang mereka ciptakan saat itu, sampai keesokan paginya para pengguna jalan mulai terheran-heran dengan karya para bomber tersebut. Dan karya inilah yang kita kenal sebagai ?graffiti?.

Graffiti sendiri berasal dari bahasa Itali yaitu ?graffito? dan akhirnya populer dengan sebutan graffiti. Tidak ada yang mengetahui secara jelas kapan seni yang satu ini mulai populer di dunia, yang jelas beberapa bukti menunjukan bahwa graffiti sudah ada pada masa pemerintahan kerajaan Roma. Graffiti pun mulai mengalami perubahan dari masa ke masa dan akhirnya sekarang lebih kita kenal dengan modern graffiti. Di beberapa negara grafitti menjadi sebuah hal yang melanggar hukum, di Indonesia sendiri belum jelas pasal-pasal mengenai hal yang satu ini. Jika para bomber tertangkap tangan, mereka hanya harus menghapus karya mereka tersebut. Graffiti sendiri bisa menjadi sarana para bomber untuk menyuarakan jiwa sosial mereka. Namun kini graffiti justru lebih condong sebagai salah satu bentuk kreativitas dalam hal seni.

It?s My Style

Aliran atau gaya dalam graffiti cukup banyak, namun ?tag? merupakan salah satu dasar yang harus dimiliki oleh para bomber. Tag merupakan gaya dalam menulis atau membuat gambar-gambar atau tulisan sehingga menarik, biasanya para bomber memiliki ciri khas masing-masing pada tag-nya tersebut. Selain tag ada pula yang disebut throw-up atau biasa disebut fill-in, ini adalah sebuah teknik menggambar dengan sangat cepat dengan menggunakan dua hingga tiga warna, di mana kecepatan menjadi tujuan utama dalam gaya yang satu ini.

Paling seru dalam graffiti ialah apa yang di sebut dengan wildstyle. Gaya ini adalah sebutan di mana seorang bomber dapat melakukan apa saja, baik itu dari segi desain atau pun pemilihan warna, dan karya yang paling ekstrim menjadi sesuatu yang paling menarik di sini. Para bomber pun saling menghasilkan karya-karya yang terkadang membuat seseorang harus memperhatikan dengan seksama maksud dan arti dari karya-karya mereka tersebut.

Radical And Political

Graffiti juga memiliki reputasi yang cukup buruk di mata pemerintah hampir di seluruh negara, karena graffiti dituduh sebagai media yang paling frontal untuk menghujat atau pun mengkritik secara keras sebuah pemerintahan di sebuah negara. Walau pun kini banyak grafiti yang telah meninggalkan cara seperti itu, namun tetap saja pemerintah masih banyak yang tidak setuju dengan hal yang satu ini. Bisa dibilang seni ini merupakan sebuah seni yang termasuk kategori underground. Bisa dibilang demikian karena kegiatan ini dilakukan secara diam-diam dan biasanya dilakukan pada malam hari. Membicarakan graffiti dan politik maka tidak akan lepas dengan seorang tokoh yang bernama Alexander Brener. Ia lah yang pertama kali membawa politik ke seni, dan ia juga lah yang pertama kali menyuarakan politik lewat media yang satu ini.

Decorative And High Art

Graffiti sekarang mulai memasuki masa keemasannya, selain di Indonesia sendiri, di Amerika atau tepatnya di Brooklyn Museum sering diadakan pameran graffiti yang kini disebut juga sebagai seni kontemporer. Berbagai bomber profesional seperti Crash, Lee, Daze, Keith Haring dan Jean-Michel Basquiat menjadi pahlawan dalam seni graffiti. Sekitar 22 bomber ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Lain di Amerika lain pula di Australia. Negara yang satu ini bahkan menjadikan graffiti sebagai lomba publik yang selalu memiliki jumlah peserta yang sangat banyak.

Graffiti Against The Law

Di Amerika lah graffiti pertama kali ditemukan, karena semakin banyaknya bomber-bomber yang membom-bardir sudut-sudut kota di Amerika, akhirnya pemerintah mulai menyediakan sebuah lahan untuk para bomber mengekplorasikan karya-karya mereka. Di Philadelphia misalnya. Pada tahun 1984, Philadephia Anti-Graffiti Network (PAGN) yang tadinya sangat menentang seni ini akhirnya meciptakan sebuah program yang diberi nama Mural Arts Program. Program ini menyediakan tempat yang sangat layak, namun jika para bomber tersebut membuat graffiti di luar wilayah tersebut, maka hukuman yang berat pun harus siap mereka terima.

Graffiti Sebagai Pesan Politik

Awas anjing galak! Ternyata merupakan bagian dari graffiti kuno. Hah? Dan kalau Belia suka narsis trus nyambung ke corat-coret tembok, akarnya bisa ditemui di sebuah sekolah gladiator. Bayangkan seorang gladiator perkasa, Celadus Crescens, saking narsisnya bikin graffiti dengan tulisan Suspirium puellarum Celadus Thraex yang kalau diartikan kira-kira "Celadus sang penghancur membuat gadis-gadis menarik nafas". Ciee.. Masih banyak lagi istilah modern yang ternyata berawal dari graffiti klasik, seperti Mansveta tene "handle with care.

Graffiti diambil dari bahasa Italia, graffiato yang merupakan bentuk lampau dari graffiare, membuat goresan. Lalu dirunut ke akar kata Latinnya yaitu graphein, berarti menulis. Sejarahnya, penggunaan kata graffiti digunakan untuk menjelaskan arti coretan, gambar yang ditemukan di tembok atau reruntuhan bangunan kuno kota Roma. Artinya lalu berevolusi dengan mencakup berbagai coretan di berbagai permukaan tempat umum atau pribadi, tanpa izin, yang bisa dikategorikan sebagai vandalisme.

Penghinaan, pesan politik, hingga pernyataan cinta bisa ditemukan di reruntuhan pasca bencana gunung berapi Vesuvius, di kota Pompeii-Italia. Kehidupan jalanan yang sering kita jumpai di tembok kota modern. Graffiti dengan gaya modern pertama ditemukan di kota Yunani kuno, Efesus, kini dikenal dengan Turki. Graffiti ini bergambar telapak tangan, telapak kaki, uang, dan sebuah gambar hati. Hmm.. Apakah lagi-lagi berbau romantis? Beberapa ahli menggambarkan ini justru memiliki arti promosi prostitusional. Kok, bisa ya? Uniknya lagi, kebiasaan orang Romawi ketika melihat graffiti adalah gatel untuk menambah-nambah tulisannya. Apalagi kalau ternyata dia kenal dengan sang pembuat tulisan, atau setuju dengan yang tertulis di sana.

Bukan hanya orang Romawi dan Yunani aja yang punya sejarah graffiti. Situs kuno suku Maya di Guatemala, juga memiliki contoh kuno graffiti. Bangsa Viking juga menorehkan coretan mereka di Roma dan Irlandia, bangsa Varangians iseng menulis di Hagia Sophia, Konstantinopel. Bangsa Irlandia kuno membuat coretan di batu, bentuk alfabet kuno bernama Ogham. Beberapa contoh terakhir mungkin enggak bisa kita sebut sebagai graffiti, dalam pengertian modern, tapi para ahli sejarah mengkategorikannya demikian.

Masa penjajahan dan kolonialisme secara tidak langsung mempercepat serta memperluas perkembangan graffiti. Tahun 1790, ketika Napoleon mencoba menaklukan Mesir, para prajuritnya membuat coretan di situs bersejarah bangsa penyembah Ra ini. Lalu kebiasaan meninggalkan tanda seperti, "Joni was here", yang kita temukan di berbagai tempat wisata, WC umum atau bahkan di puncak gunung. Itu berawal dari kebiasaan para tentara di Perang Dunia II. Termasuk salah satu bentuk graffiti paling populer ketika itu adalah Mr. Chad, gambar muka dengan sepasang mata serta hidung yang menggantung, beserta tulisan "What No".

Era meninggalkan tanda ini masih belum masuk ke dunia gang, hingga akhir abad 20, walaupun masih ilegal tentunya. Seniman graffiti illegal pertama yang kasusnya dibukukan adalah Cornbread, dari Philadelphia. Cornbread sudah mulai menggunakan media cat semprot untuk menghasilkan karyanya. Perkembangan gangster, di daerah ghetto di Amerika menyulut perkembangan graffiti yang lebih modern dengan media cat semprot serta tagging yang unik dari para senimannya. Graffiti di gang, sering digunakan untuk menyampaikan pesan politik kepada lawan, atau untuk mengenang pahlawan mereka. Ketika Notorious B.I.G dan Tupac Shakur meninggal dan menyisakan perang panjang antara East Coast dan West Coast, nama mereka diabadikan di berbagai tembok dengan graffiti.

Graffiti? Menggunakan Pilox Sebagai Alat Propaganda

Dua orang pemuda tidak jelas memakai balaclava dan di tangannya tergenggam pilox sebagai "senjata aksi". Keduanya terlihat asyik mencorat-coret tembok yang awalnya putih bersih. Sesekali mereka melihat ke kanan-kiri untuk memastikan tidak ada seorangpun yang melihat mereka "beraksi".

Apa yang dilakukan mereka?

Banyak orang mengatakan yang dilakukan orang-orang tadi adalah bombing. Kesannya seperti menjatuhkan bom ke sebuah tempat layaknya anjing keparat Israel yang menghujani Gaza saat ini dengan bom-bom pengecut mereka. Tapi tentu bukan ini yang dimaksud. Namun bisa jadi juga itu yang mereka inginkan karena keterbatasan mereka. Segala kemungkinan & keinginan bisa saja terjadi tergantung motif dibelakangnya.

Kembali ke masalah bombing tadi, coretan atau gambar yang mereka tuangkan lebih dikenal dengan sebutan Street Art atau lebih ngetrend lagi disebut graffiti. Grafitti sendiri berasal dari bahasa Itali yaitu "graffito" atau "graphein" (Yunani) yang berarti menulis. Populer dengan sebutan graffiti. Dia adalah kegiatan yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding. Alat yang digunakan biasanya cat semprot kaleng. Tidak ada yang mengetahui secara jelas kapan seni yang satu ini mulai populer di dunia. Beberapa bukti menunjukan bahwa graffiti sudah ada pada masa pemerintahan kerajaan Roma. Disinyalir kebudayaan Mesir Kuno pun sudah mengenal ini. Dapat dilihat dari lukisan-lukisan di dinding Piramid yang mengkomunikasikan sebuah bahasa tertentu. Bahakan di Indonesia sekali pun, graffiti sudah begitu dikenal apalagi ketika jaman revolusi. Jargon Merdeka Atoe Mati begitu sering kita lihat dalam buku-buku sejarah. Betul kan?

Graffiti pun mulai mengalami perubahan dari masa ke masa dan akhirnya sekarang lebih kita kenal dengan modern graffiti. Pada perkembangannya tersebut, graffiti awal 70-an di Amerika dan Eropa menjadi sebuah jati diri kelompok yang menjamur di daerah-daerah urban. Namun karena citranya yang kurang bagus, graffiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota. Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, graffiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Oleh karena itu, di beberapa negara grafitti menjadi sebuah hal yang tabu bahkan kriminal, di Indonesia sendiri belum jelas pasal-pasal mengenai hal yang satu ini. Jika para bomber (sebutan untuk para pembuat grafitti) tertangkap tangan, mereka hanya harus menghapus hasil kerja mereka tersebut.

Berbeda dengan Amerika Serikat, setiap negara bagian memiliki peraturan sendiri untuk masalah ini. San Diego, California, New York telah memiliki undang-undang yang menetapkan bahwa graffiti adalah kegiatan ilegal. Di Philadelphia tahun 1984 dibentuk Philadephia Anti-Graffiti Network (PAGN). Program ini menyediakan tempat yang sangat layak, namun jika para bomber tersebut membuat graffiti di luar wilayah tersebut, maka hukuman yang berat pun harus siap mereka terima.

Umumnya graffiti dijadikan sarana para bomber untuk menyuarakan jiwa sosial mereka. Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding. Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di graffiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidakpuasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.

Kegiatan graffiti sebagai sarana menunjukkan ketidakpuasan baru dimulai pada zaman Romawi dengan bukti adanya lukisan sindiran terhadap pemerintahan di dinding-dinding bangunan. Lukisan ini ditemukan di reruntuhan kota Pompeii. Sementara di Roma sendiri dipakai sebagai alat propaganda untuk mendiskreditkan pemeluk Kristen yang pada zaman itu dilarang kaisar. Di zaman modern, graffiti lebih sering bersifat provokatif. Misalnya terlihat pada perang Palestina-Israel. Juga berfungsi sebagai luapan emosi dari ketertindasan, ketidakadilan sosial, dan sebagainya.

Namun meskipun graffiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun graffiti tetap merupakan ekspresi yang harus dihargai. Sebab ia adalah merupakan perwujudan bentuk ekspresi atas kondisi yang ada. Mereka peduli dan sangat konsren atas sesuatu isu dan mencoba mempropagandakan agar apa yang terjadi bisa dirasakan orang lain juga.

Aliran atau gaya dalam graffiti cukup banyak. Namun pada umumnnya grafitti terbagi atas 3 hal; Radikal & Politis, Dekoratif, serta Melawan hukum. Isu-isu inilah yang selalu ditampilkan dari para bomber. Tiap bomber memiliki kecenderungan masing-masing atas pilihannya. Beberapa memilih graffiti-graffiti bertema sekedar dekoratif semata. Namun beberapa yang lain memilih tema-tema Against The Law seperti Cops Kill People With Guns, We Kill Cops With This!. Sedangkan yang lainnya memilih untuk melakukan bombing atas isu-isu sosial, politis seperti Free Palestine, Hancurkan Kapitalis & Sosialis, Save Palestine With Jihad, Jihad! Angkat Senjatamu Mujahidin! Hey Muslim Palestine Calls You, dll. Ini mereka lakukan sebagai bentuk kritik & kekecewaan mereka atas keadaan yang terjadi. Dan sangat mungkin karena ketidakmampuan mereka untuk memberikan bantuan yang sepantasnya. Lalu daripada tidak membantu sama sekali mereka mendorong orang agar mamu untuk memberikan konstribusi nyata bagi apa yang mereka propagandakan dalam graffiti-nya.

Bagi yang merasakan situasi sekarang ini, tentu semua paham akan kondisi yang terjadi. Terlebih bagi mereka yang merasa peduli akan sebuah kata yang namanya perubahan. Mungkin salah satu dari pilihan model graffiti ini bisa dijadikan sebagai alat propaganda. Karena graffiti telah dikenal cukup ampuh untuk mencela pemerintahan, membungkam para hipokrit dan mempropagandakan opini agar orang-orang mau berubah. So, pilihan ada di anda semua. Be a Bomber? Atau lebih dari itu? Menjadi seorang Jihady Bomber??? Semoga!

graffiti

Sedikit Tentang Graffiti

Graffiti adalah sebuah seni yang berkembang di jalanan perkotaan. Perkembangannya telah dimulai pada tahun 70an di benua Eropa. Pada awalnya graffiti digunakan sebagai identitas geng dan kelompok-kelompok tertentu. Graffiti dijadikan geng sebagai cara untuk menguasai suatu daerah.

Berbeda dengan Indonesia, graffiti sebenarnya sudah ada pada zaman penjajahan. Ketika itu graffiti dijadikan sebagai propaganda membangkitkan semangat bangsa melawan penjajahan Belanda. Dengan menuliskan tulisan seperti “Boeng Ajo Boeng !” di tembok-tembok walaupun dengan resiko yang besar seandainya ketahuan oleh pasukan Belanda(biasa dibilang kompeni).

Beberapa istilah dalam graffiti :

Bomb
Kegiatan atau proses yang sedang dilakukan ketika sedang membuat graffiti.

Piece
Setiap satu karya yang telah dibuat dalam satu kata atau singkatan.

Tag
Ciri khas atau bisa dikatakan tanda tangan yang disertakan pada satu piece atau tanpa disertai piece.

Drip
Cat yang meleleh karena terlalu tebal ketika disemprotkan.

Cans
Kaleng yang berisi cat yang digunakan untuk graffiti.

Caps
Ujung kepala Cans yang menghasilkan bentuk dan ukuran semprotan yang beragam.

Marker
Bisa dibilang spidol, namun spidol yang permanen dan kebasahan yang tinggi.

Sketch
Konsep graffiti yang ditulis di kertas.

Bomber
Seseorang yang membuat graffiti

Crew
Suatu kelompok graffiti yang terdiri dari beberapa bomber yang semuanya memiliki nickname masing-masing.

Wheat Paste
Gambar pada kertas yang dilekatkan pada dinding dengan menggunakan tepung.

Blockbuster
Sebuah piece yang berukuran sangat besar, panjangnya bisa mencapai belasan meter.

Stencil
Sebuah graffiti yang dibuat dengan menggunakan cetakan.

Masker
Penutup atau pengaman pernafasan pada saat Bombing.

Selasa, 30 Maret 2010

Obituari dan Biografi

Di depan Futura 2000 dan Zephyr bis
Anak-anak asli dari sketsa Makam
Zephyr dan Dondi

Komunitas grafiti baru-baru ini kehilangan salah satu yang paling berpengaruh dan dihormati anggota. Hal ini dengan penyesalan yang mendalam bahwa kami mengumumkan berlalunya Dondi.

Lahir Donald J. White, ke Italia dan Afrika-Amerika orangtua, Dondi adalah anak bungsu dari lima anak laki-laki. Ia lahir 7 April 1961 di Manhattan dan dibesarkan di Timur bagian New York Brooklyn. Sebagai seorang anak ia masuk sekolah Katolik, pengaruh yang kemudian muncul dalam lukisan-lukisannya.

Dia adalah anak yang sangat kreatif dan mengejar sebuah array yang menarik termasuk hobi memelihara hewan peliharaan dan burung merpati terbang. Pada awal tahun 70-an ia memulai karirnya sebagai grafiti Naco, anggota kru Brooklyn berbasis dikenal sebagai "The Odd Partners," yang termasuk Mickey 729 (alias TO), Movin '(alias TI 149), Hurst (aka IO ), JEE 2 (aka JAMES), IK (alias HULK), tanggul dan UPS 2, antara lain. The Odd Mitra mendominasi M, J dan LL garis pada pertengahan tahun tujuh puluhan. Dondi sering dikutip MICKEY, Hurst, budak dan NOC 167 sebagai pengaruh utama dalam pembangunan sebagai seniman grafiti.

Pada tahun 1977 ia menciptakan klik grafiti sendiri, CIA, singkatan dari perut CRAZY ARTIST. Yang terdiri dari para anggota TOP masih aktif dan beberapa yang lebih baru merekrut, CIA TOP kru melanjutkan tradisi dominasi BMT tapi mulai memfokuskan perhatian pada baris Nomor 2 IRT juga. Sebuah daftar pendek dari beberapa anggota CIA di akhir tahun tujuh puluhan termasuk: SID, KIST, duro, Lovin 2 (alias Aeron), PETE, ERIC (alias DEAL), Z-RO, GREG 167, Rasta CIA dan KID 56, antara lain .

Berlangganan Dondi sepenuh hati kepada sistem magang grafiti umum dalam masyarakat. Dia cepat untuk memberikan panduan dan nasihat kepada teman dan pengikutnya. Garis besar dia ciptakan untuk sesama anggota awak dan sering membantu mereka dalam pelaksanaan mereka potong. Selama bertahun-tahun ia membantu membina bakat-bakat yang tak terhitung graffitists, banyak di antaranya membuat mereka sendiri kontribusi signifikan bagi budaya.

Pada tahun 1979, bersahabat dengan mencatat Dondi fotografer Martha Cooper. Dia mulai memotret pekerjaannya dan melanjutkan untuk mendokumentasikan lukisan seluruh mobil yang berjudul Children of the Makam Bagian 3 di kereta Banyak Baru halaman pada 31 Mei 1980. Foto-foto ini, yang sekarang muncul di buku legendaris Subway Art (Thames & Hudson, 1984), adalah yang pertama menampilkan graffitist "di belakang garis musuh" dan mewakili risiko yang sangat besar dengan mengekspos penulis dunia rahasia. Meskipun kontroversial, mereka indah dan penting tembakan yang berhasil mengungkapkan banyak misteri sekitar kereta lukisan dalam cara yang paling elegan.

Pada musim panas 1980, Dondi berpartisipasi dalam sebuah proyek yang disebut "Esses Studio." Itu adalah dua bulan usaha di mana atas seniman pada saat itu diundang untuk melukis kanvas di studio setting. Proyek ini didanai oleh pelindung seni bernama Sam Esses. Konsep proyek ini sederhana: untuk mempertahankan pekerjaan luar biasa yang dilakukan di kereta bawah tanah. Segera setelah dia menemukan seni grafitti, Esses terkejut mengetahui bahwa pekerjaan itu secara sistematis dihapus oleh MTA. Kemudian, melalui desakan temannya KEL139, DONDI datang dan melukis di studio. New York graffiti budaya pada waktu itu agak terpecah-pecah dan penulis yang terisolasi dari satu sama lain. Interborough aliansi yang jarang terjadi karena banyak persaingan tua bersikeras. Dengan 20/20 hindsight Ini menjadi jelas bahwa "Graffiti Studio 1980" dikatalisasi renaisans grafiti dari 80-an; di bagian karena berfungsi sebagai konvensi jaringan besar yang energi baru, aliansi dan berfokus bermunculan sebagainya. Dalam dua bulan yang singkat, banyak isolasi yang dirasakan oleh berbagai faksi menulis dihapus.

Dondi muncul dari studio dengan arah yang baru. Dua kelompok tertentu pada waktu itu, "The Soul Artists" dan "Fashion Moda," terlibat dalam grafiti bergerak ke dalam galeri. Dondi melakukan banyak dari lukisan kereta api yang sangat terbaik di periode ini (akhir 1980-an dan '81); tetapi juga memusatkan perhatiannya pada menciptakan kanvas pertamanya. Melalui hubungannya dengan The Soul Artists, ia menjadi bagian dari seni Village Timur merayakan ledakan awal hingga pertengahan '80-an. Dia dipamerkan di berbagai galeri East Village kecil, yang paling penting "The Fun Galeri", yang juga dipamerkan orang seperti Futura, CRASH, Keith Haring, Jean-Michel Basquiat, Fab-Lima Freddie dan Kenny Scharf.

Lukisan-lukisannya dan gambar yang diberikan dengan cermat karya, sering menampilkan "penelitian" dari huruf, angka-angka dan simbolis ikon seperti StayHigh 149's (suci) tongkat. Dia menggambarkan keadaan-Nya sendiri melalui prasasti di atas kanvas (misalnya: "Gladiator dari benua gelap terus pertempuran di atas tanah sampai menyembuhkan kebutaan"). Ia teringat kenangan masa kecil melalui gambar becak dan sen-farthings. Ia terinspirasi oleh karya Leonardo DaVinci dan cenderung untuk "referensi" di tengah karya DaVinci sendiri.

Dondi juga merupakan pusat kota reguler di klub-klub malam, yang sering "The Roxy" dan "Negril," klub pertama yang memperkenalkan musik hip-hop untuk ke-towners. Dia melakukan seni untuk Rock Steady Crew di awal tahun dan melakukan sampul album untuk Malcolm McClaren tinggal ke hip-hop, Buffalo Gals. Ia ditampilkan dalam semua "tindakan" sekuens dalam film Wild Style, menyamar sebagai Zoro, karakter utama, ketika Lee memilih untuk berbaring rendah. Dia juga melukis "Zoro" melatih ditampilkan dalam film. Cooper seri yang telah disebutkan sebelumnya, serta Henry Chalfant's photos dari seluruh-mobil, yang ditampilkan dalam Subway Art. Meskipun seluruh mobil ini telah datang untuk mewakilinya, itu benar-benar karyanya dalam mendefinisikan ulang "gaya liar" huruf mana Dondi Putih membuat kontribusi yang paling signifikan bagi budaya.

Bekerja dengan daftar yang tampaknya tak berujung nama samaran, DONDI reappraised pengertian tentang gaya. Beberapa nama yang digunakan pada kereta termasuk: BUS 129, MR. WHITE, PRA, POSE, ROLL, 2 BANYAK, dan ASIA. Karyanya menekankan dinamika dan bentuk huruf di atas makna, dengan fokus pada bentuk dan penjajaran. Dondi itu penuh kasih disebut sebagai "Gaya Master Umum," seperti yang umum diterima bahwa ia adalah seniman yang menetapkan standar untuk seni grafiti di masanya. Surat-surat yang dia ciptakan berdua akrobatik dan aerodinamis di alam dan komitmen mereka untuk logam dengan presisi yang luar biasa.

Pada 1983, Dondi menunjukkan kanvas-nya secara teratur di Eropa. Dia diwakili oleh pedagang seni Belanda, Yaki Kornblit, selama beberapa tahun dan pergi ke pameran lukisannya di seluruh Eropa untuk banyak tahun delapan puluhan. Pada bulan Mei tahun 1992, ia tampil dalam "The Legacy," pameran retrospektif di The Rempire galeri di Soho dan kemudian pada tahun yang sama dinobatkan oleh "Groninger Museum" di Groningen, Belanda dalam sepuluh tahun retrospektif. Pada tahun 1995, ia adalah bagian dari "Lima belas tahun di permukaan" media cetak dan menunjukkan portofolio yang diselenggarakan oleh CRASH. Selama beberapa tahun terakhir, Dondi menciptakan kolase, nyeri-stakingly rinci karya yang menggabungkan gambar pensil yang indah dengan cetak biru dari sistem kereta bawah tanah. Ia menghabiskan waktu berbulan-bulan pada masing-masing, dan hasil yang spektakuler.

Dondi adalah yang terbaik dan dicintai oleh banyak orang. Dia menyentuh begitu banyak di antara kita dengan kehidupan, cinta dan karya seni yang fantastis. Bagian dari warisan adalah karya seni indah tersisa bagi kami untuk menikmati dan belajar dari. Dondi White meninggalkan kami Friday October 2nd. Dia meninggal di rumah di perusahaan keluarga dan teman-teman, setelah lama sakit.

SNEAKERS

SNEAKERS

Apakah itu sneakers? Mungkin temen-temen udah ada yang tau. Ku jelaskan lagi sneakers merupakan profesi seseorang yang kerjanya membuat graffiti mini pada sepatu namun seorang sneakers lebih kreatif karena membuatnya membutuhkan kesabaran dan ketelitian. Dan seorang sneakers sangat langka dalam arti hanya sedikit orang yang bisa kerena membuatnya teramat sangat susah dan kalau boleh jujur saya pun masih dalam tahap belajar untuk menjadi seorang sneakers.

Silahkan download video di bawah ini, yaitu seorang sneakers yang sedang membuat graffiti di sepatu. Untuk mendownload vidieonya Klik disini

Di Indonesia sepertinya masih belum banyak orang yang bisa, namun di luar negeri seorang sneakers sangat banyak bahkan tidak hanya laki-laki perempuan pun ada yang menjadi seorang sneakers.

Padahal alat dan bahan untuk membuat graffiti di sepatu ini sangat simple, yaitu kuas, cat khusus namun cat kayu kemungkinan juga bisa, pensil, sepatu, spidol khusus. Pensil untuk membuat sketsa di sepatu, sepatu sebagai medianya, cat sebagai warnanya, kuas sebagai alat untuk mengecatnya.

Tarif untuk membuat graffiti mini ini lumayan mahal. Kebanyakan sepatu yang di pakai untuk membuat graffiti mini ini yaitu sepatu sport dan vans. Dan warna sepatu yang sering di pakai yaitu warna putih dan hitam.

Pendapat Ade (reporter kompas) tentang graffiti

Pendapat Ade (reporter kompas) tentang graffiti

Seni Graffiti atau seni corat-coret bukanlah fenomena baru di masyarakat. Awalnya, seni ini digunakan sebagai salah satu bentuk bentuk protes kepada dunia politik atau apapun lewat coretan di tembok pinggir jalan. Namun, dalam perkembangannya aksi ini malah berubah fungsi menjadi seni.

Seperti halnya kelompok graffiti, Artcoholic. Komunitas graffiti yang terbentuk pada pertengahan 2001 ini, merupakan sekumpulan mahasiswa seni dan desain grafis beberapa universitas di Jakarta. Lihat saja kegiatan komunitas graffiti yang tampak sedang beraksi corat-coret di lapangan jalan Wijaya, Jakarta Selatan ini.

Sayangnya, dalam mengekspresikannya karya seni ini, kurang mendapat dukungan pemerintah, dalam hal ini DKI Jakarta. Karena niat para mahasiswa ini, ingin menuangkan isi hati dan menghibur orang-orang di jalan. Meski aksi mereka ini sering sekali berurusan dengan pihak aparat keamanan.

Graffiti a Powerful Weapon

Graffiti a Powerful Weapon

Masih ingat zamannya vandalisme anak-anak sekolah yang suka mencoret-coret properti publik dengan nama sekolah mereka seperti ”Boedoet” atau ”Rasta” dengan cat semprot dan bentuk coretan yang asal jadi. Mereka menganggap makin banyak coretan nama sekolah di kota, makin kuat sekolah mereka.

Begitu juga dengan sub kultur graffiti sebagai urban art. Seperti yang diceritakan dalam film ”Bomb the System”, Graffiti bisa menjadi sebuah senjata yang berbahaya.

Dalam scene graffiti, reputasi dan ”pride” seorang graffiti artist ditunjukan dari karya-karyanya. Ketika karya itu mengalami ”going over” atau ”slashing”, sama dengan harga diri yang diinjak-injak.

Going over graffiti berarti menggambar di atas gambar lain. Hal ini sebagai simbol agresi dari seorang artis terhadap artis lain yang gambarnya di-go over. Tapi ada beberapa jenis go over yang masih dianggap wajar dan tidak memicu agresi.

Tag di go over sebuah throw up, throw up di go over sebuah piece. Biasanya go over seperti ini tidak memancing insiden apa pun. Yang menyimpangi etika ini, misalnya dengan menggambar graffiti tingkat rendah di atas graffiti dengan tingkat kesulitan yang lebih tinggi sama saja dengan sebuah hinaan. Menganggap si empunya graffiti sebagai “toy” atau derajat terrendah dalam scene graffiti.

Sedangkan slash adalah mencoret graffiti orang lain. Walaupun lebih sederhana daripada going over, slash bermakna hinaan yang lebih dalam daripada going over. Slashing juga sering disebut dengan marking dan capping. Istillah capping sendiri berasal dari seorang graffiti artist bernama Cap yang melakukan slashing di semua transit car di New York.

teknik seni grafis

teknik seni grafis

Teknik seni grafis dapat dibagi dalam katagori dasar sebagai berikut :

Cetak relief, di mana tinta berada pada permukaan asli dari matrix. teknik relief meliputi: cukil kayu, engraving kayu, cukil linoleum/linocut, dan cukil logam/metalcut.

Intaglio, tinta berada di bawah permukaan matrix. teknik ini meliputi: engraving, etsa, mezzotint, aquatint,chine-collé dan drypoint;

planografi di mana matrix permukaannya tetap, hanya mendapat perlakuan khusus pada bagian tertentu untuk menciptakan image/gambar. teknik ini meliputi: litografi, monotype dan teknik digital

stensil, termasuk cetak saring dan pochoir.

Teknik lain dalam seni grafis yang tidak temasuk dalam kelompok ini adalah ‘kolografi’ (teknik cetak menggunakan kolase), proses digital termasuk giclée, medium fotografi serta kombinasi proses digital dan konvensional.

Kebanyakan dari teknik di atas bisa juga dikombinasikan, khususnya yang berada dalam kategori sama. Misalnya, karya cetak Rembrandt biasanya secara mudah disebut dengan “etsa”, tapi seringkali dipakai juga teknik engraving dan drypoint, dan bahkan kadang-kadang tidak ada etsa-nya sama sekali.
cukil kayu

Cukil kayu , adalah salah satu teknik cetak relief, merupakan teknik seni grafis paling awal, dan merupakan satu-satunya yang dipakai secara tradisional di Asia Timur. Kemungkinan pertama kali dikembangkan sebagai alat untuk menciptakan pola cetak pada kain, dan pada abad ke-5 dipakai di Tiongkok untuk mencetak teks dan gambar pada kertas.

Teknik cukil kayu di atas kertas dikembangkan sekitar tahun 1400 di Eropa, dan beberapa waktu kemudian di Jepang. Didua tempat ini, teknik cukil kayu banyak digunakan untuk proses membuat gambar tanpa teks.

Seniman membuat skets terlebih dulu pada sebidang papan kayu, atau di kertas yang kemudian ditransfer ke papan kayu. Tradisionalnya, seniman kemudian menyerahkan rancangannya ke ahli cukil khusus, yang menggunakan peralatan tajam untuk mencukil bagian papan yang tidak akan terkena tinta. Bagian permukaan tinggi dari papan kemudian diberi tinta dengan menggunakan roller, lalu lembaran kertas, yang mungkin sedikit lembab, ditaruh di bawah papan. Kemudian papan digosok dengan baren (alat yang digunakan di Jepang) atau sendok, atau melalui alat press. Jika memakai beberapa warna, papan yang terpisah dipakai untuk tiap warna.
engraving

Proses ini dikembangkan di Jerman sekitar tahun 1430 dari engraving (ukiran halus) yang digunakan oleh para tukang emas untuk mendekorasi karya mereka. penggunaan alat yang disebut dengan burin merupakan ketrampilan yang rumit. Pembuat engraving memakai alat dari logam yang diperkeras yang disebut dengan burin untuk mengukir desain ke permukaan logam, tradisionalnya memakai plat tembaga. Alat ukir tersebut memiliki bermacam-macam bentuk dan ukuran menghasilkan jenis garis yang berbeda-beda. Seluruh permukaan plat diberi tinta, kemudian tinta dibersihkan dari permukaan, yang tertinggal hanya tinta yang berada di garis yang diukir. Kemudian plat ditaruh pada alat press bertekanan tinggi bersama dengan lembaran kertas (seringkali dibasahi untuk melunakkan). Kertas kemudian mengambil tinta dari garis engraving (bagian yang diukir), menghasilkan karya cetak.
etsa

Etsa adalah bagian dari kelompok teknik intaglio bersama dengan engraving, drypoint, mezzotint dan aquatint. Proses ini diyakini bahwa penemunya adalah Daniel Hopfer (sekitar 1470-1536) dari Augsburg, Jerman, yang mendekorasi baju besinya dengan teknik ini. Etsa kemudian menjadi tandingan engraving sebagai medium seni grafis yang populer. Kelebihannya adalah, tidak seperti engraving yang memerlukan ketrampilan khusus dalam pertukangan logam, etsa relatif mudah dipelajari oleh seniman yang terbiasa menggambar. Hasil cetakan etsa umumnya bersifat linear dan seringkali memiliki detail dan kontur halus. Garis bervariasi dari halus sampai kasar. Teknik etsa berlawanan dengan teknik cukil kayu, pada etsa bagian permukaan tinggi bebas tinta, bagian permukaan rendah menahan tinta. Mula-mula selembar plat logam (biasanya tembaga, seng atau baja) ditutup dengan lapisan semacam lilin. Kemudian seniman menggores lapisan tersebut dengan jarum etsa yang runcing, sehingga bagian logamnya terbuka. Plat tersebut lalu dicelupkan dalam larutan asam atau larutan asam disapukan di atasnya. Asam akan mengikis bagian plat yang digores (bagian logam yang terbuka/tak terlapisi). Setelah itu, lapisan yang tersisa dibersihkan dari plat, dan proses pencetakan selanjutnya sama dengan proses pada engraving.
aquatint

Adalah variasi dari etsa. Seperti etsa, aquatint menggunakan asam untuk membuat gambar cetakan pada plat logam. Pada

teknik etsa digunakan jarum untuk menciptakan garis yang akan menjadi warna tinta pekat, aquatint menggunakan serbuk

resin yang tahan asam untuk menciptakan efek tonal.

Kebanyakan karya-karya grafis Goya menggunakan teknik aquatint.
mezzotint

Salah satu cara lain dalam teknik intaglio di mana plat logam terlebih dahulu dibuat kasar permukaannya secara merata; gambar dihasilkan dengan mengerok halus permukaan, menciptakan gambar yang dibuat dari gelap ke terang. Mungkin juga menciptakan gambar hanya dengan mengkasarkan bagian tertentu saja, bekerja dari warna terang ke gelap. Mezzotint dikenal karena kualitas tone-nya yang kaya: pertama, karena permukaan yang dikasarkan secara merata menahan banyak tinta, menghasilkan warna cetak yang solid; kedua, karena proses penghalusan tekstur dengan menggunakan burin, atau alat lain menghasilkan gradasi halus untuk mengembangkan tone.

Metode mezzotint ditemukan oleh Ludwig von Siegen (1609-1680). Proses ini dipakai secara luas di Inggris mulai pertengahan abad delapanbelas, untuk mereproduksi foto dan lukisan.
cetak saring

Cetak saring dikenal juga dengan sablon atau serigrafi menciptakan warna padat dengan menggunakan teknik stensil. Mula-mula seniman menggambar berkas pada selembar kertas atau plastik (kadang-kadang dipakai juga film.) Gambar kemudian dilubangi untuk menciptakan stensil. (Bagian yang berlubang adalah bagian yang akan diwarnai.) Sebuah screen dibuat dari selembar kain (asalnya dulu menggunakan sutra) yang direntangkan pada rangka kayu. Selanjutnya stensil ditempelkan pada screen. Kemudian screen diletakkan di atas kertas kering atau kain. Tinta dituangkan di sisi dalam screen. Sebuah rakel dari karet digunakan untuk meratakan tinta melintasi screen, di atas stensil, dan menuju ke kertas atau kain. Screen diangkat ketika gambar sudah ditransfer ke kertas/kain. Tiap warna memerlukan stensil yang terpisah. Screen bisa dipakai lagi setelah dibersihkan.
cetak digital

Cetak digital merujuk pada image/citra yang diciptakan dengan komputer menggunakan gambar, teknik cetak lain, foto, light pen serta tablet, dan sebagainya. Citra tersebut bisa dicetak pada bahan yang bervariasi termasuk pada kertas, kain atau kanvas plastik. Reproduksi warna yang akurat merupakan kunci yang membedakan antara digital print berkualitas tinggi dengan yang berkualitas rendah. Warna metalik (emas, perak) sulit untuk direproduksi secara akurat karena akan memantul-balikkan sinar pada scanner digital. Cetak digital berkualitas tinggi biasanya direproduksi dengan menggunakan file data ber-resolusi sangat tinggi dengan printer ber-presisi tinggi. Cetak digital bisa dicetak pada kertas printer desktop standar dan kemudian ditransfer ke art paper tradisional (misalnya, Velin Arch atau Stonehenge 200gsm). Salah satu cara mentransfer berkas adalah dengan meletakkan hasil cetakan menghadap permukaan, art paper kemudian diolesi dengan Wintergreen oil di belakang cetakan, kemudian dipress.

Sosiolog Jean Baudrillard memiliki pengaruh besar dalam seni grafis digital lewat teori yang diuraikannya dalam Simulacra and Simulation.

Kriteria Penilaian Lomba Graffiti

Kriteria Penilaian Lomba Graffiti

Graffiti di Indonesia sangatlah banyak apalagi pada kota-kota besar seperti Jakarta, Yogyakarta, bandung dan lain-lain. Karena banyaknya karya yang di hasilkan oleh para Bomber dan masyarakat sekitarnya dapat menikmati keindahan karya tersebut sehingga masyarakat perlahan-lahan dapat menerima kedatangan graffiti.
Setelah lama-kelamaan masyarakat dapat menerima graffiti lalu banyak perusahaan yang mengadakan kompetisi tentang graffiti. Kalau menurut pengalaman saya criteria untuk dapat menang lomba graffiti, yaitu sebagai berikut :

1. Dilihat dari segi warnanya, apakah kontras atau warnanya tabrakan (Tidak sesuai).

2. Di lihat kerumitan jenis fontnya. Catatan Fontnya harus dapat di baca oleh juri
3. Kerapian dalam pewarnaannya dan juga kecerahan warnanya.
4. Graffitinya Harus sesuai tema lomba tersebut.
5. Garis pada fontnya kalau bisa sekitar 1-1,5 cm. catatan sebaiknya menggunakan caps super skinny.
Namun rata-rata untuk dapat memenangkan sebauh kompetisi graffiti sebaiknya menggunakan graffiti 3 dimensi. Hal ini telah saya buktikan.
Semoga anda menjadi Bomber yang handal dan dapat memenangkan kompetisinya.

Seni Jalanan Pendobrak Kekuasaan

Seni Jalanan Pendobrak Kekuasaan

Bayangkan ketika graffiti tidak ilegal, sebuah kota dimana setiap orang dapat menggambar apa yang mereka suka. Dimana setiap jalan berisi jutaan warna dan frasa-frasa yang bermakna. Mengantri bus menjadi tidak membosankan lagi. Sebuah kota yang terasa memberi nafas bagi semua orang, tidak hanya pada agen real estat dan iklan-iklan perusahaan raksasa. Bayangkan sebuah kota seperti itu, dan berhentilah bersandar di dinding-dinding yang basah — Banksy —

Itulah mimpi seorang Banksy, pelukis graffiti (bomber) terkenal dari Inggris yang baru saja menjadi perbincangan karena indentitasnya mulai terkuak. Beberapa foto yang diduga fotonya diekspos di media masa.

Graffiti menjadi kontroversial dikalangan masyarakat termasuk masyarakat di Indonesia. Ada sebagian yang menganggap graffiti merupakan karya seni yang mengandung nilai estetika yang tinggi. Bahkan ada yang menganggap pelukis graffiti adalah seorang seniman yang genius dan pemberani.

Sebagian yang lain menyebut graffiti adalah visual sampah yang mengganggu keindahan dan mengotori kota. Karenaya melukis graffiti termasuk perbuatan kriminal. Banyak sudah kelompok-kelompok pelukis graffiti yang digrebek polisi saat menjalankan aksinya.

Graffiti sendiri termasuk dalam seni publik (public art). Dalam dunia seni rupa dalam lingkup yang lebih khusus, seni publik diartikan sebagai seni yang dibuat secara individu maupun kelompok yang menggunakan prinsip tertentu dalam menggulirkan wacana untuk disampaikan kepada publik atau masyarakat luas.

Selain graffiti contoh lain yang juga termasuk lingkup seni publik antara lain performance art, seni instalasi, happening art, stencil, mural dan poster. Dibandingkan dengan yang lain, graffiti kurang mendapat tempat atau sedikit mendapat apresiasi karena sifatnya yang vandalisme, merusak milik orang lain atau milik umum.

Sebagai gambaran aksi vandalisme kita simak karya Banksy yang dipasang di Galeri 49 British Museum. ”Early Man Goes to Market”, sebuah batu bergambar manusia purba yang sedang berburu membawa keranjang belanja. Tentu pemasangan itu tanpa sepengetahuan pengelola museum. Pengelola museum baru mengetahui ada tambahan koleksi setelah Banksy mengumumkan di situs pribadinya.

Yang menarik, setelah pengelola museum mengetahui ada karya Banksy terpampang di salah satu galerinya, pengelola bukan mehilangkannya malah mempertahankan menjadi salah satu koleksi tetapnya.

Mungkin pihak museum menilai karya Banksy termasuk dalam karya yang mempunyai nilai seni yang tinggi. Mungkin juga karya itu mempunyai nilai komersial yang dapat menarik orang berkunjung ke museum. Bandingkan dengan poster-poster iklan produk atau foto-foto calon peserta pilkada yang banyak dipasang di tembok-tembok kota, halte dan tempat-tempat umum lainnya yang semakin semarak apalagi saat kampanye tiba.

Inilah yang coba dilakukan oleh Banksy dan bomber-bomber yang lain, termasuk di Indonesia, membebaskan masyarakat dari serangan iklan komersial dan intrik-interik politik yang tidak mendidik dan kurang atau tidak ada sama sekali unsur seninya.

Menarik sekali jika kita simak gugatan mereka, para bomber, “Sama-sama mengotori tempat umum, mengapa mereka tidak ditangkap ? Justru kami yang membuat tembok tak terawat menjadi indah, harus digrebek ?”

graffiti Karya Seni Tinggi

graffiti Karya Seni Tinggi

Graffiti sekarang mulai memasuki masa keemasannya, selain di Indonesia sendiri, di Amerika atau tepatnya di Brooklyn Museum sering diadakan pameran graffiti yang kini disebut juga sebagai seni kontemporer. Berbagai bomber profesional seperti Crash, Lee, Daze, Keith Haring dan Jean-Michel Basquiat menjadi pahlawan dalam seni graffiti. Sekitar 22 bomber ikut berpartisipasi dalam pameran ini. Lain di Amerika lain pula di Australia. Negara yang satu ini bahkan menjadikan graffiti sebagai lomba publik yang selalu memiliki jumlah peserta yang sangat banyak.

Spray Paint: Size Do Matter

Spray Paint: Size Do Matter

Spray paint tersedia dalam berbagai macam ukuran, mulai dari yang terkecil 30ml sampai yang paling besar 750ml. Makin besar kalengnya, makin murah harga cat per mililiter-nya, namun tekanan yang dihasilkan lebih tinggi. Dengan kaleng yang kecil cat yang kita dapat lebih sedikit; dengan kaleng yang besar kita akan kesulitan membuat garis-garis detail.

Ukuran spray paint yang paling umum adalah 400 ml. Ini adalah ukuran yang paling ideal dan seimbang baik dari segi harga maupun tekanan yang dihasilkan. Dengan kaleng 600ml, kita bisa mendapatkan cat 50% lebih banyak, namun tekanannya akan menjadi masalah. Kaleng 600ml bisa menghasilkan tekanan yang sangat kuat. Hanya cocok untuk fill-in, bukan untuk outlining.

Kaleng yang kecil memiliki masalah yang berbeda. Kita bisa saja membuat gambar dengan nyaman menggunakan kaleng 250 ml, tapi tentunya cat akan cepat habis. Tekanan yang lebih rendah memungkinkan kita bisa lebih mengontrol spray. Trik menggunakan kaleng kecil adalah kita sebaiknya menyemprotkan dari jarak dekat sehingga cat yang menguap ke udara jadi lebih sedikit.

Jadi kesimpulannya, kaleng 400ml adalah yang paling ideal. Kaleng 250ml cocok untuk sentuhan-sentuhan detail dan efek. Kaleng 600 ml cocok untuk fill-in bagian-bagian yang luas.

Graffiti: Teknik Outlining

Graffiti: Teknik Outlining

Secara umum, pembuatan graffiti dibuat dengan outlining dulu. Ada banyak buku yang membahas tentang teknik-teknik outlining yang canggih-canggih, tapi dasar dari outlining adalah sebagai berikut.

Saat yang tepat untuk melakukan outlining adalah di awal dan di akhir pembuatan graffiti. Outline di awal adalah sebagai guide untuk memandu flow kita dalam membuat graffiti. Dengan outline awal itu kita jadi tahu dimana filling harus dilakukan. Setelah kita selesai membuat outline awal, tentunya setelah itu kita akan menggarap filling, background, 3D, touch-up dan yang lain-lainnya. Semua itu bukan tidak mungkin akan sedikit menutupi dan mengacaukan outline awal.

Jadi sebaiknya di akhir graffiti, re-trace lagi outline untuk mendapatkan gambar yang maksimal rapihnya. Tapi pastikan dulu semua sudah dilakukan sebelum re-trace. Jadi re-trace benar-benar dilakukan di paling akhir.

Saat melakukan outlining, posisi spray yang terbaik adalah paralel dengan tembok dan kalau bisa sedekat mungkin agar garisnya tegas dan tajam.

Outline yang pertama adalah yang akan paling menggambarkan hasil akhir graffiti kita, jadi jangan ragu untuk menghabiskan banyak waktu di outline awal. Jika salah mengambil garis, buatlah garis baru dan pastikan garis yang salah itu bisa ditutupi dengan filling nantinya,

batle

batle

Peperangan ini terjadi ketika dua penulis atau dua Crews tidak setuju pada issue. contoh jika 2 penulis menulis nama yang sama, sebuah peperangan dapat dilakukan untuk menjatuhkan nama. Para pemenang akan mendapatkan peperangan untuk tetap menggunakan nama.

The loser diharapkan untuk mendapatkan nama baru. J peperangan dapat berupa salah satu penulis / Crews keahlian lain terhadap penulis / Crews atau keterampilan yang penulis / crew bisa “up” lebih dari yang lain. Menilai yang selalu dilakukan oleh sebuah luar crew , atau penulis. Perjuangan selalu memiliki batas waktu yang penulis / Crews menyetujui sebelum memulai peperangan. Kehilangan pembayaran bisa datang dalam bentuk ketertinggalan nama, dropping nama crew pesawat, cat, dll, dll.

graffiti jepang

Setelah diterbitkannya baru-baru ini beberapa buku yang berfokus pada grafiti di Asia, fotografer Remo Camerota adalah membawa dua sen ke meja dengan buku baru "Graffiti Jepang."

Bagi siapa saja yang telah mengunjungi Tokyo, bukan rahasia bahwa grafiti seniman Jepang, sementara tentu saja dipengaruhi oleh New York adegan, telah menciptakan binatang semua mereka sendiri dengan pengaruh populer kaligrafi, kanji, dan anime dan karakter magna. Anda mungkin telah menemukan KAMI dan SUSU, yang telah melakukan perjalanan keliling dunia dalam grup dan solo menunjukkan, tapi ada satu pemandangan lain di jalanan. Namun bagi siapa saja yang tidak ada di sana, sulit untuk mendapatkan gambar-gambar ini terus.

Camerota menghabiskan bertahun-tahun mendokumentasikan rackgaki, atau adegan grafiti Jepang, untuk membawa tradisi lokal ini mainstream. Dilengkapi dengan wawancara dari BELX2, EMAR, FATE, Kress, SUIKO dan Tenga, buku ini memberikan definisi baru pada lukisan jalanan di Jepang. Tapi worth melihat hanya untuk seluk-beluk dan kedalaman mural Jepang sendirian. Dalam banyak hal mereka mengambil kru adegan di mana seniman Amerika telah tertunda.

biografi SABER

SABER sudah menjadi penghuni tetap di Los Angeles grafiti adegan, tetapi pada tahun 1997 ketika ia menyelesaikan karya grafiti terbesar yang pernah dibuat dia terlempar legenda global. Potongan nya miring semen di tepi Sungai Los Angeles hampir seukuran lapangan sepak bola profesional, dan dapat dibaca jelas seperti siang hari dari foto satelit. Butuh 97 galon cat dan 35 malam untuk menyelesaikannya. Dalam foto terkenal-yang diambil oleh ayahnya sesaat setelah selesai-SABER berdiri di atas potongan dan muncul sebagai bintik kecil di tengah kobaran api raksasa warna.

Lahir di Los Angeles pinggiran Glendale, SABER dibesarkan oleh orang tua kreatif dan semangat untuk menemukan seni-nya pada usia dini. Pada 13, sepupunya memperkenalkannya kepada grafiti ketika mereka membawanya untuk melihat cat semprot yang tertutup Terowongan Belmont. Dan dari saat itu, ia terpikat. Setelah mengasah kemampuan dinding lokal, SABER bergabung MSK, dan kemudian dilantik menjadi kru AWR piecing legendaris.

Sementara lukisan grafiti adalah fokus utama, SABER juga menjajaki jalan artistik lainnya. Dia dikenal karena lanskap surealis, yang ditarik dari dalam, tempat-tempat gelap dalam jiwa, dan juga menciptakan terobosan logam dan kayu patung abstrak dan susah payah letterforms hiper-realistik yang diberikan kanvas.

SABER juga bekerja dalam desain, mengambil pekerjaan untuk Harley-Davidson dan Levis, di set film dan musik video, dan ditugaskan oleh Hyundai dan Scion untuk airbrush mobil.

SABER saat ini prepping pelepasan dari halaman 168-monografi SABER: MAD PERKUMPULAN dirilis oleh gingko Press, R77, dan Boost Mobile. Buku ini dilengkapi dengan cerita masa kanak-kanak, seni dan grafiti kesialan.

Pada tanggal 14 Juli SABER akan mengadakan pameran solo pertama "Close Encounters" di White Dinding Gallery di San Fransisco.

Di antara ribuan orang yang membentuk komunitas grafiti di seluruh dunia, ada beberapa nama yang membawa kualitas yang sama seperti SABER legendaris.

pengertian Graffiti

Graffiti

Graffiti adalah kegiatan seni rupa yang menggunakan komposisi warna, garis, bentuk dan volume untuk menuliskan kalimat tertentu di atas dinding. Alat yang digunakan biasanya cat semprot kaleng (PILOX).

Walaupun dengan skill dan peralatan yang masih sederhana, konsep tulisan dan dinding menjadi media paling aman untuk mengekspresikan pendapat secara diam-diam pada saat itu.

Istilah graffiti sendiri diambil dari bahasa latin, graphium yang artinya menulis. Awalnya istilah itu dipakai oleh para arkeolog untuk mendefinisikan tulisan-tulisan di bangunan kuno bangsa Mesir dan Romawi kuno.

FUNGSI GRAFFITI

FUNGSI GRAFFITI

• Sarana ekspresi ketidak puasan terhadap keadaan sosial.
• Sarana ekspresi ketakutan terhadap kondisi politik dan sosial.
• Sarana pemberontakan.
• Bahasa rahasia kelompok tertentu.

Pada perkembangannya, grafiti di sekitar tahun 70-an di Amerika dan Eropa akhirnya merambah ke wilayah urban sebagai jati diri kelompok yang menjamur di perkotaan. Karena citranya yang kurang bagus, grafiti telanjur menjadi momok bagi keamanan kota. Alasannya adalah karena dianggap memprovokasi perang antar kelompok atau gang. Selain dilakukan di tembok kosong, grafiti pun sering dibuat di dinding kereta api bawah tanah.

Di Amerika Serikat sendiri, setiap negara bagian sudah memiliki peraturan sendiri untuk meredam grafiti. San Diego, California, New York telah memiliki undang-undang yang menetapkan bahwa grafiti adalah kegiatan ilegal. Untuk mengidentifikasi pola pembuatannya

GRAFFITI PADA ZAMAN MODERN

GRAFFITI PADA ZAMAN MODERN
Grafiti pada Tembok Pemisah Israel di Israel-Palestina.
Adanya kelas-kelas sosial yang terpisah terlalu jauh menimbulkan kesulitan bagi masyarakat golongan tertentu untuk mengekspresikan kegiatan seninya. Akibatnya beberapa individu menggunakan sarana yang hampir tersedia di seluruh kota, yaitu dinding.
Pendidikan kesenian yang kurang menyebabkan objek yang sering muncul di grafiti berupa tulisan-tulisan atau sandi yang hanya dipahami golongan tertentu. Biasanya karya ini menunjukkan ketidak puasan terhadap keadaan sosial yang mereka alami.
Meskipun grafiti pada umumnya bersifat merusak dan menyebabkan tingginya biaya pemeliharaan kebersihan kota, namun grafiti tetap merupakan ekspresi seni yang harus dihargai. Ada banyak sekali seniman terkenal yang mengawali karirnya dari kegiatan grafiti.

Senin, 29 Maret 2010

Harry Gamboa Jr Biografi

Harry Gamboa Jr Biografi

artis. Tumbuh di East Los Angeles pada tahun 1950-an dan 1960-an, Harry Gamboa Jr mendapati dirinya satu juta mil dari Impian Amerika dibuat di Hollywood. Tetapi ia berada di tengah-tengah sebuah gerakan protes sosial yang muncul. Pada tahun 1968, ia membantu mengatur sepuluh ribu siswa SMA untuk tahap walkouts sebagai protes terhadap pendidikan yang tidak memadai. Ketika Gamboa terdaftar di perguruan tinggi, Departemen Kepolisian Los Angeles diidentifikasi sebagai seorang subversif "yang terlibat dalam gangguan kekerasan pendirian" dalam pernyataannya di depan Senat AS yang diterbitkan pada tahun 1970 di Tingkat Subversion dalam "New Left" (Kongres AS, p . 22). Pada tahun 1970, Gamboa bersendi dua puluh ribu orang dalam sebuah pawai di East Los Angeles menentang Perang Vietnam, suatu peristiwa yang diserahkan ke polisi kerusuhan yang mematikan. Hari itu, sebagai polisi menembak dan membunuh wartawan Rubén Salazar, aktivis masyarakat yang lama Francisca Flores Gamboa direkrut untuk menjadi editor bernama Regeneracion tepat.

Dalam konteks sosial ini, Gamboa muncul sebagai seniman konseptual dan kinerja. Bagi dia, East Los Angeles adalah "sangat dahsyat itu hampir seperti absurdist teater." Media hanya diperparah situasi ini: "Aku selalu selalu takjub melihat betapa orang bisa memanipulasi bahan-cerita Anda dan mengubahnya. Dan aku rasa itu tepat setelah sekolah tinggi itu semacam diklik bahwa mereka telah gambar, dan aku tidak punya foto untuk membuktikan point saya "(Gamboa 1998, hal 2). Gamboa cepat membeli kamera dan bergabung dengan Patssi Valdez, Willie Herron, dan Gronk untuk membentuk Chicano dan kelompok seni Chicana ASCO (1972-1987).

Pada awal 1970-an, anggota ASCO terlibat dalam seni konseptual yang terkenal karena cara recoded disebut subversif tindakan-protes jalanan, grafiti, selebaran-sebagai kinerja, suatu langkah yang memungkinkan kelompok untuk merebut kembali ruang publik, mengartikulasikan kritik politik , dan memiliki pesan mereka beredar dalam wacana publik. Apa yang membuat unik ASCO tengah Chicana Chicano dan gerakan hak-hak sipil adalah bahwa hal itu digunakan teater absurdist taktik untuk menantang kekerasan polisi dan media stereotip. Tetapi juga menantang kelompok bermasalah aspek budaya Chicana Chicano dan nasionalisme. Memang, kelompok tampaknya kesal semua orang. Oleh karena itu, mereka memilih nama ASCO, yang merupakan bahasa Spanyol untuk "mual." Dalam serangkaian pertunjukan jalanan, ASCO campur tangan dalam masalah-masalah seperti Chicana Chicano dan korban dalam Perang Vietnam (Stasiun dari Salib, 1971), pos-pos pemeriksaan polisi di Timor Los Angeles (Pertama Perjamuan (setelah Mayor Riot), 1974), geng kekerasan (Decoy Korban Perang Gang, 1974), rasisme di dunia seni (Spray Paint LACMA, 1972), dan bahkan kecenderungan dogmatis di Chicano dan Chicana muralism ( Berjalan Mural, 1972; dan Instant Mural, 1974).

Sepanjang tahun 1970-an, Gamboa aktif di Los Angeles yang muncul seni, dengan penekanan pada kinerja dan seni konseptual. Sebagai ASCO's teori dan penulis, Gamboa menerbitkan banyak wawancara, esai, kinerja skrip, surat seni, dan fiksi opini yang ditujukan pengecualian menghadap Chicano dan Chicana seniman, khususnya seniman avant-garde. Pada tahun 1978, ia cofounded Los Angeles Contemporary Exhibitions (LACE), yang berpengaruh jangka artis galeri didanai melalui federal Pekerjaan dan Pelatihan Komprehensif Undang-Undang (CETA) program. LACE mungkin pusat seni pertama di pusat kota Los Angeles, muncul sebelum penciptaan Departemen Urusan Kebudayaan dan Museum of Contemporary Art.

Pada periode ini, Gamboa juga mengembangkan format multimedia baru, khususnya "tidak film" dan "fotonovela." Format ini berfokus pada proses media massa daripada konten mereka. Tidak ada film terdiri dari satu gambar diam yang berasal dari kinerja konseptual. Gambar, sering dikombinasikan dengan teks, kemudian didistribusikan di seluruh dunia sebagai bingkai terisolasi dari film yang sinematik. Ungkapan "Chicano bioskop" sering dicap ke surat. The Gore (1974) menyarankan kanibalistik sci-fi thriller yang terjadi di luar sebuah toko gadai. Film alternatif yang ada antara parodi seperti B film, gambar-teks konseptual keping (seri yang Autologüe, 1976), dan Warhol-esque bertuan superstardom (A La Mode, 1977; dan Vogue, 1978). Tinggal di East Los Angeles, Gamboa's superstar menjadi kritikus apa yang disebut "elite yang tidak jelas." Fotonovela dikombinasikan slide diproyeksikan dialog gambar dan dicatat sebagai bagian dari sebuah narasi absurdist dilakukan sebelum hidup penonton. Seperti dalam Doomestic Life (1983), fotonovelas sering bekerja dalam konteks melodramatis, menjelajahi absurditas, kekerasan, dan media saturasi bahwa azab dalam negeri. Segmen Fotonovelas dan video juga dimasukkan ke dalam kinerja Gamboa seni, dimulai dengan Antizonia (1987).

Pada pertengahan 1980-an, yang bekerja melalui akses kabel, Gamboa menghasilkan serangkaian video yang dieksplorasi baik stereotip dan gagasan-gagasan tradisional tentang Latina Latin dan keluarga, memberikan metafora yang diperpanjang untuk Asco itu sendiri, yang kemudian dalam proses perceraian. Dalam video ini, Gamboa menggabungkan pengaruh politik Chicano / suatu gerakan dengan kelebihan narasi wacana keluarga dalam film noir, B film, dan Meksiko telenovelas. Mulai tahun 1990, Gamboa menghasilkan serangkaian inovatif sendiri video menggunakan Hi-8 VHS kamera dan peralatan editing. Bekerja sebagai artis solo dengan ensemble cast Los Angeles-area seniman, Gamboa memasuki masa produktif dalam fotografi dan video. Dia juga berpaling dari bahan tertulis improvisasi, mengembangkan teori kinerja yang kolaboratif bersama-sama menyusun autobiografi, peran-bermain, dan historis komentar. Video-Nya meliputi serangkaian improvisasi docudramas: LA Familia (1993), Huevitos (1994), At Fault (1994), dan Mañanamania (1994).

Mulai tahun 1991, Gamboa menghasilkan foto seri yang sedang berlangsung di media Chicano representasi laki-laki, Chicano Pria: Unbonded. Foto seri, dengan hampir seratus foto, bermain dengan harapan bahwa Chicano penampil pria dapat terikat pada struktur kelompok-keluarga, geng, penjara-dan menyajikan Chicano teman-teman dan rekan di isolasi, sering kali dalam pakaian gelap pada malam hari. Subyek melihat kamera, menciptakan sebuah perpindahan yang sering menyebabkan penonton merasa mereka sedang dihadapi. Efek ini meningkat dengan penggunaan lensa sudut lebar, yang meniru kamera pengintai di mana-mana di daerah Los Angeles. Tetapi kontras dengan pengawasan biaya overhead yang biasa ditembak, Gamboa dokumen Chicano sedikit laki-laki dari sudut rendah shot, sebuah langkah yang menempatkan penonton di posisi rendah diri untuk mata pelajaran (kebanyakan profesional dan seniman). Di dekatnya perhatian pada implikasi teknik dan presentasi dalam dokumenter sosial Gamboa mampu "unbond" subyek laki-laki yang Chicano seri-nya.

Setelah 2000, Gamboa pindah semakin ke format digital untuk fotonovelas, memoar, dan foto arsip. Ia juga mengembangkan e-mail baru komunike, waktu cepat film, dan audio potongan.

Karya Gamboa mewakili alternatif vena dalam kanon dari Chicano dan Chicana seni dan surat-surat dan post-1968 avant-garde Amerika. Bahkan lebih penting lagi, tulisan-tulisannya dan gambar-teks bekerja menawarkan modus kritis dan mungkin bahkan sebuah sistem pemikiran baru tentang seni kontemporer itu sendiri, yang melakukan dua hal yang tampaknya saling bertentangan: satu, ia menggunakan bahasa terhadap dirinya sendiri dan dengan ekstensi terhadap kepastian tentang sejarah kebenaran; dan dua, hal itu tegas menghubungkan bahasa, seni, dan sosial dengan cara yang menghasilkan sejarah politik dan klaim. Jadi, jika Gamboa mempertanyakan media sebagai tujuan dasarnya, ia tidak begitu banyak menolak klaim kebenaran sebagai mengidentifikasi mereka sebagai strategi retorika dalam wacana publik. Pada akhirnya, Gamboa menyajikan sebuah teka-teki bagi sejarawan budaya. Dia adalah seseorang yang kerajinan penghapusan melibatkan diri dalam rangka untuk mempengaruhi dampak tak terbantahkan di kedua media massa dan seni alternatif. Memang, dengan pengecualian dari tulisan-tulisan produktif, yang paling terkenal karya-konseptual film, media hoax, surat seni, dan kinerja-telah cepat berlalu dr ingatan oleh desain. Pada awal abad kedua puluh satu, Web berfungsi sebagai situs untuk pekerjaan baru di sepanjang jalur tersebut.
Bibliografi dan Informasi Lebih Lanjut tentang Harry Gamboa Jr

* Gamboa surat-surat berada di Amerika Meksiko Koleksi di Perpustakaan Universitas Stanford. Video awal di University of California, Los Angeles (UCLA) Film dan Televisi Arsip, atas nama Pusat Penelitian Studi Chicano Library.
* Gamboa, Harry, Jr Harry Gamboa http://www.harrygamboajr Jr. com.
* Gamboa, Harry, Jr Urban Pembuangan: Collected Writings of Harry Gamboa Jr Diedit oleh A. Chon Noriega. Minneapolis: University of Minnesota Press, 1998.
* Kongres AS, Senat Komite Kehakiman, Sub-komite untuk Selidikilah Administrasi Internal Security Act dan Lain-lain Undang-Undang Keamanan Internal. Tingkat Subversion dalam "New Left": Kesaksian dari Robert J. Thoms. Pt. 1, 20 Januari 1970. Dengar pendapat, 91 Cong., 2nd sess. Washington, DC: US Government Printing Office, 1970. Lihat hal. 22-24 dan bagian penarikan menghadapi hal 38.

BIOGRAFI sparone

BIOGRAFI

Berdebat SATU adalah seniman lepas berbasis di New York City. Ia menerima pelatihan formal di Sekolah Tinggi Seni Rupa dan Desain, School of Visual Arts dan Art Students League. Dia bekerja di berbagai media termasuk cat air, pastel, pensil, pena dan tinta, cat akrilik, merasa ujung pena dan aerosol cat.

Dalam karyanya ia diambil dari lingkup eklektik pengaruh seperti Hieronymus Bosch, Salvador Dali, Rick Griffin, Roger Dean, Celtic dan seni Afrika. Kekuatan kreatif utama dalam karyanya adalah pengalaman di New York City gerakan seni grafitti. Terinspirasi oleh raja-raja grafiti kereta bawah tanah NOC 167, BILLY 167, dan Lee Quinones, Spar mulai melukis grafiti selama tahun 1970-an. Karyanya bisa dilihat di jalan-jalan dan kereta bawah tanah di New York. Ia juga melukis di bawah alias LED 2. Dia adalah seorang anggota awak grafiti populer seperti The Fantastic Rekanan dan The Non Stoppers. Berdebat telah memamerkan karyanya di berbagai tempat-tempat formal termasuk Hitam dan Putih dalam Warna Galeri, Visi Amerika 145, MarcoArt, The New York Public Library dan The Fun Galeri.

Sejak tahun 1970-an, Spar telah melakukan banyak energi memperhatikan aspek-aspek sejarah budaya grafiti. Ini komitmen jangka panjang menuntunnya untuk menemukan situs Web @ 149st: New York City Cyber Bench (www.at149st.com). Situs ini didedikasikan untuk pelestarian sejarah New York City subway grafiti. Berdebat yang tujuannya adalah untuk menawarkan dokumentasi yang komprehensif dari New York City gerakan seni grafitti. Spar's bekerja sebagai seorang sejarawan curating mencakup pameran seni, ceramah dan konsultasi.

EXHIBITIONS
2004 - 100 Tokens-100 Tag; Marco Art Gallery, New York, NY
2004 - Tag Sistem; The Show Room, New York, NY
2004 - Pieces of the Past, Hidup Iri Styles Galeri, New York, NY
2004 - 9 Tahunan Lower East Side Festival of the Arts; Teater untuk New City, New York, NY
2003 - Fade Tampilkan
2003 - Old skool Kingz; Club Twist, Brooklyn, NY
2002 - Pangeran Kave Presents: The Works, Spar: The Four Seasons; Abaya Galeri, New York, NY
2002 - Adam Clayton Powell Jr Negara Gedung Kantor Presents: Graffiti 2002; New York, NY
2002 - Graffiti in Progress II; Polytechnic University, Brooklyn, NY
2002 - Suatu Hari di New York Art; Baltimore's Intercultural Museum dan Galeri Seni Baltimore, MD
2001 - Di mana Apakah Anda in'82?; Soma Galeri, New York, NY
2003 - Perintis, Legends, Raja dan Ikon; Beton Vibes Galeri, Mineola, NY
2000 - Graffiti 2000 - Uptown Soul; Amerika Visi 145, New York, NY
1999 - The Dondi White Memorial Pameran; Bagan 1A Galeri, New York, NY
1989 - Spar Satu: The Psychedelic Experience; Black and White dalam Warna Galeri, Bronx, NY
1983 - Kelompok Tampilkan; Peran Galeri, New York, NY
1982 - Kelompok Tampilkan; Peran Galeri, New York, NY
1981 - Graffiti Art of Spar; New York Public Library, New York, NY

MEDIA
2002 - New York Times "The Newest Catatan Dari Bawah Tanah: Graffiti Comes Back"
2002 - Urb Majalah HyperMedia "Tags dari Times"
2002 - Urb Majalah "1982: The Year yang Mengguncang"
2001 - Wawancara TV Gotham untuk "New York City Graffiti"
2000 - Wakil Majalah "Tenang Bombin '"
1999 - Washington Post (Front cover) "A Spray Sejarah di Cyberspace"
1999 - Kertas Magazine
1999 - Massa Banding "The Odd Partners"

BUKU
Diterbitkan Artwork
Aerosol Kerajaan: Pelukis Subway New York City, Miller, Ivor; University Press of Mississippi, 2002
Hands-on Penyembuhan, Harrison, Lewis; Kensington Books, 1998
Spraycan Seni, Chalfant, Henry, James Prigoff; Thames and Hudson, 1987
New York Graffiti 1972-82, Weisse, Marcus; 1998

Diterbitkan Kutipan:
Can't Stop Won't Stop: A History of the Hip Hop Generation, Chang, Jeff; St Martin's Press, 2005
Aerosol Kerajaan: Pelukis Subway New York City, Miller, Ivor; University Press of Mississippi, 2002
Gaya White Dondi Master Umum Witten, Andrew, Michael White; Harper Collins, 2001

CURATED EXHIBITIONS / ceramah:
2004 - Slide show dan kuliah: Beacon Sejarah Graffiti High School, New York City
2004 - Curated pameran: Pieces of the Past, Hidup Iri Styles Galeri, New York, NY
2002 - Slide show dan ceramah: ED Hush dan Spar SATU Present: Live oleh Dapatkah, Die oleh Dapatkah; New York, NY
2001 - Curated pameran: Di mana Apakah Anda di '82?; Soma Galeri, New York, NY
1999 - Guest panelis: Graffiti History Forum; School of Visual Arts, New York, NY

biograffiti Sane & Smith

Sane & Smith

"Pada refleksi, melukis sebuah monumen seperti Jembatan Brooklyn mungkin ide yang buruk karena kami tidak siap menghadapi konsekuensinya."

Jadi, Anda ingin mempelajari lebih lanjut tentang mitos-mitos seputar SaneSmith?
Yah, budaya grafiti yang sangat didasarkan pada sejarah lisan sehingga tidak semuanya dapat dipelajari dengan membaca, tapi aku akan mencerahkan Anda sedikit. Seperti banyak anak-anak, Waras dan Smith dilahirkan dalam sebuah keluarga tanpa banyak pengawasan orangtua dan dengan persaingan antarsaudara sederhana. Pada saat kami berada di pertengahan remaja kami, kami pergi untuk menjelajahi kota dan keduanya menaruh minat pada grafiti, dipicu oleh teman-teman kita 'grafiti keterlibatan juga. Jadi, dengan menceritakan satu sama lain, 'Yo, aku bangun di sini' atau 'aku tidak sepotong sana' saudara lain harus bangun juga. Setiap grafiti penulis dengan mitra besar akan memberitahu Anda bahwa sedikit kecil daya saing dapat menginspirasi prestasi besar. Yang langsung mengarah ke masing-masing dari kita mencari tempat untuk melukis dan informasi satu sama lain dan memiliki mitra instan untuk meningkatkan keberanian seseorang untuk benar-benar pergi keluar dan cat. Ketika aku adalah kakak, aku punya lebih banyak waktu untuk berkeliling setelah gelap, tetapi yang meninggalkan adik saya lebih banyak waktu untuk berlatih melakukan potongan di atas kertas. Yang dengan cepat menunjukkan dalam pekerjaan kami sebagai Sane menjadi lebih terampil dan Smith tagged melintasi kota. Kembali di pertengahan tahun 80-an, kami tidak punya pembimbing jadi semuanya adalah trial and error. Entah bagaimana rasanya bekerja karena hanya dalam dua tahun kerja keras kami menerima kunjungan dari kepala Squad Vandal. Dia ingin membujuk saya ibu pekerja keras untuk menghentikan kami. Tapi berapa banyak remaja knuckleheaded mendengarkan ibu mereka? Jadi kita dilukis satu jembatan terlalu banyak ...

Pada refleksi, melukis sebuah monumen seperti Jembatan Brooklyn mungkin ide yang buruk karena kami tidak siap menghadapi konsekuensinya. Sekitar waktu itu, kami telah melukis beberapa jembatan lain di New York dan berpikir itu akan hanya tempat lain. Pada saat ini kami telah menggunakan cat ember banyak cat semprot, bukan karena mudah untuk mendapatkan, kebiasaan yg berhasil dan jadi lebih tebal sehingga hanya warna menggelegar. Suatu hari, Waras kata 'Yo, aku punya tempat dalam pikiran. Aku scoped itu. Kelihatannya cukup mudah, jadi mari kita melakukannya. Ada tangga ini dan langkan cukup lebar ... ' Keesokan paginya kami melihat hasil karya kami di kedua sisi jembatan, tersenyum dan mengambil foto-foto kami. Beberapa hari kemudian seorang reporter surat kabar disebut rumah kami dan memberitahu kami tentang besarnya dengan perbuatan. Kemudian datanglah beberapa panggilan oleh media massa. Waras, saudara laki-laki yang lebih verbose, melakukan wawancara dengan salah satu kru TV, merasa bahwa kita harus berdiri dan membiarkan niat kita diketahui. Yang keluar sebagai suara gigitan dan kami melihat kesia-siaan berusaha untuk mendapatkan makna kami di dalam media televisi. Para penulis yang kami tahu terkejut bahwa kita harus diberi perhatian seperti ini dan kami menerima banyak telepon ucapan selamat. Kami semua biasa dipanggil bajingan di media dan disebutkan setiap kali seorang politisi menginginkan perhatian untuk perang terhadap grafiti dan kesempatan yang lebih baik untuk dipilih. Tak lama kemudian kota mengirimkan surat memberitahukan kita bahwa kita berutang sejumlah uang untuk membersihkan. Meskipun kami hanya bisa mengabaikan surat itu, tentu saja seorang pesuruh datang ke rumah dan melayani kami kertas mengatakan bahwa kota ini menggugat kami, ibu kami dan mitra terbaik kami, JA, untuk kerusakan yang dilakukan ke kota. Untungnya, seorang pengacara terkenal, William Künstler, memutuskan untuk mengambil kasus kami dan entah bagaimana kehilangan kota akan mengejar masalah ini. Kami akhirnya pindah untuk menghindari semua perhatian polisi yang tidak diinginkan, dan jembatan mendapat dicat kedua kalinya pada tahun berikutnya. Aku pikir, tak ada seorang pun belajar pelajaran mereka.

Selama bertahun-tahun, banyak taktik telah dilakukan oleh para penguasa untuk menyingkirkan grafiti. Seiring dengan berjalannya waktu, tampaknya bahwa pemerintah semakin otoriter dan menghapus apa pun kebebasan yang mereka dapat dari orang-orang. Mengekspresikan diri Anda dengan semprotan tidak lagi dapat ditoleransi dengan pukulan pada pergelangan tangan. Dalam lingkungan kita, dulu setiap anak kecil menyambar grafiti tag sederhana itu diteriaki, ditampar, disemprot di wajah atau panggang tentang rekan-rekannya oleh polisi. Kita kemudian akan mendengar cerita tentang bagaimana para polisi ingin menangkap kami, atau taktik polisi lainnya, dari teman-teman yang akan ditangkap. Salah satu cerita lucu dari sobat kami JA adalah ketika dia menemukan sebuah tag di SaneSmith urinoir departemen polisi waktu yang singkat setelah aku pergi melalui sistem (yang diambil dengan hanya noda-noda dari tinta sidik jari kiri pada jari-jari saya, polisi tidak terlalu senang untuk memberitahu JA). Meskipun kami berada di atas daftar yang paling dicari selama bertahun-tahun, kebanyakan dari penangkapan kami alami adalah untuk biaya kecil dan ditangani dengan agak santai sebagai laki-laki muda. Beberapa kali kami ditampar sementara dalam tahanan, tetapi minoritas itu pasti sudah lebih sulit. Justru sebaliknya setiap kali kami melangkah masuk ke halaman kereta api. Alih-alih harus menjadi anak laki-laki kulit putih yang sulit terlibat perkelahian kapan saja diperlukan, kita hanya mendapatkan semua kota sebanyak mungkin. Kami memberikan banyak hormat dan mendapat banyak penghargaan selama bertahun-tahun. Pahlawan kita tidak dalam film, mereka penulis berjalan di sekitar lingkungan hanya sedikit lebih tua dari kita. Sulit untuk menjelaskan kepada orang-orang normal apa artinya untuk memenuhi grafiti ini legenda dan telah mereka tahu siapa anda hanya dengan membaca tulisan di dinding.

Saat ini, budaya telah benar-benar berubah. The commoditisation dari grafiti di galeri menyebabkan bakat besar mengalir dari kereta bawah tanah. Pada saat kami mulai ada sedikit banyak penulis bersedia untuk mentor yang meningkat jack baru. Sangat menyenangkan untuk melihat tingkat kemampuan pada suatu titik yang diambil serius sebagai bentuk seni di galeri dan publikasi seni jalanan, tetapi mengutuk semua orang dengan tingkat keterampilan yang lebih rendah akan dikejar-kejar. Mereka tidak bersedia menjadi berseni atau bermain sesuai aturan ekstrem menghadapi tindakan anti-grafiti oleh pihak berwenang. Banksy adalah contoh yang terkenal mantan penulis grafiti yang telah matang ke titik yang karyanya dipuji sebagai seni yang besar. Aku sangat menghormati dia karena kecerdasan dan cheekiness tapi aku gagal untuk melihat bagaimana bekerja adalah bagian dari grafiti. Mungkin ini adalah wajah grafiti di masa depan dan semua penandaan akan dikurangi menjadi pra-remaja coretan krayon. Saya sendiri telah menikah dan untungnya mencari nafkah dengan keterampilan melukis. Pink Lady istri saya dan saya telah 'bermain' untuk beberapa tahun sekarang untuk membayar tagihan tapi kami berusaha untuk menjaga roh kita benar dengan mengecat secara hukum di jalan setiap sekarang dan kemudian. Dan jika Anda terjadi atas SaneSmith tag yang tertulis di suatu tempat di mana tidak boleh, aku tidak melakukannya ...

Mitos Urban Smith, dari NYC terkenal menulis grafiti duo, SaneSmith, mengungkapkan kebenaran di balik banyak mitos yang telah mengelilingi dan almarhum kakaknya kerja.

biografi seen

biografi seen

Richard Mirando lahir di New York pada 1961. Pada usia 11 ia mulai berpartisipasi dalam bentuk yang dikenal sebagai seni grafiti. Dalam melakukannya ia diadopsi dan mulai menulis julukan Seen. Ia dilahirkan dan dibesarkan di Bronx dan ia pertama kali mulai melukis di kereta bawah tanah pada awal tahun tujuh puluhan. Apa yang dengan cepat berkembang adalah bernada pertempuran antara kru dan "Vandal Squad".

Seiring waktu Dilihat alias Bronx Bomber menjadi perintis grafiti, dan banyak orang bahkan menganggapnya sebagai Godfather of grafiti. Ketika ia menjadi lebih dan lebih terkenal di kota, ia juga menjadi lebih dan lebih terampil. Historis seniman telah menderita untuk seni mereka, tapi belum pernah hal itu termasuk kejar-kejaran mobil dan polisi menindak. Setiap tantangan cukup tinggi Seen ambisi, yang diperpanjang jauh melampaui New York, termasuk penandaan tanda Hollywood di LA.

Hal ini melaporkan bahwa pada satu titik di tahun delapan puluhan di New York, ada lebih banyak potongan-potongan oleh Dilihat dari papan reklame. Mana orang lain ditandai pada kereta bawah tanah dan berlari, Seen dan krunya - United Artists - dicat seluruh mobil. Setelah menampilkan dalam film dokumenter 'Style Wars' itu juga mengelilingi dunia, menginspirasi banyak orang lain. Pengaruhnya pada grafiti adalah tanpa preseden.

Melihat pentingnya kerja juga melampaui kereta bawah tanah di New York. Pada tahun 1981 itu mengambil tempat duduk di samping karya Andy Warhol, Keith Haring dan Basquiat dalam pameran "New York / New Wave" di PS1. Sebuah genre yang dimulai sebagai suatu bentuk komunikasi publik subversif sedang dalam perjalanan untuk menjadi sah - bergerak jauh dari jalan dan masuk ke koleksi pribadi dan galeri, dan Dilihat berada di garis depan.

Terlihat adalah fitur sangat baik dalam Subway Seni dan Stylewars - 2 paling direferensikan grafiti teks sejarah dan apa yang lebih menakjubkan adalah bahwa dia sangat produktif, ia juga bertanggung jawab untuk menulis Richie dan Psycho juga! Kedua buku ini mungkin adalah alasan terbesar mengapa orang-orang yang tidak akrab dengan seni tinggi menurun dengan Seen.

Dilihat telah pensiun dari pekerjaannya sebagai seniman tato dan mengabdikan hidupnya untuk grafiti dan bentuk-bentuk seni. Pada tahun 2005, Dilihat juga mengungkapkan karyanya dalam berhasil menunjukkan di Tokyo dan London, dan memiliki rencana untuk menjadi tuan rumah acara lain di San Fransisco dan New York. Beberapa tahun kemudian, potongan menghiasi dinding galeri seni di Eropa dan Amerika Serikat dan perusahaan komisi karyanya. Dia bahkan telah muncul dalam permainan video: 'Marc Ecko's Getting Up: Contents Under Pressure'. Singkatnya, Dilihat telah mengubah seluruh grafiti permainan dan dihormati oleh siapa saja yang mengetahui apa yang nyata.

Biografi COPE2

Biografi COPE2

sebagai lahir di South Bronx. Rumah, tanah air, Mekah hip hop. Aku mulai menulis grafiti di 78-79. Dipengaruhi oleh Chris sepupuku. Dia tagged Chico. Dia bukanlah seorang penulis besar, hanya lokal. Aku ingat dia selalu memiliki penanda besar yang disebut Pilot. Dia selalu punya itu dalam menggambar. Kadang-kadang aku akan mengambilnya ketika ia tidak ada di rumah, pergi di bawah tangga atau atap gedung nenek saya dan hanya menandai panggilan (Nano). Kemudian pada 79-80 sepupuku membawaku di kereta bawah tanah. . .

Kereta ke-4 di lingkungan saya. Aku ingat kembali mengambil mobil dari Mosholou Parkway ke perhentian terakhir (Woodlawn Rd). Segera setelah pintu akan menutup ia akan memastikan mobil terakhir itu kosong dan hanya mulai penandaan seluruh kereta api. Di langit-langit, bahkan pintu-pintu kereta bawah tanah peta. Aku ingat melihat tag lain di bagian dalam. Para penulis seperti Ban2, 2Rape, Ojab, Die, Lie, duro, Dondi, Duel, Base2, Zephyr, Fuzz satu, hanya untuk beberapa nama.

Ibuku dan aku pergi cukup sedikit di kereta bawah tanah dan aku selalu mencari di sisi luar, melihat nama-nama besar benar-benar meledakkan kepalaku. Penulis Aku ingat itu Fritos, Mark198, Dr Pepper, Killer56, Comet, Blade, Popeye, Tracy168, Deli167 (yang Ban2), Lee, Seen, Pjay, P-nut2, Medisco92 dan Mitch77 idola saya. Itu yang benar-benar mengilhami saya untuk mendapatkan lebih dalam grafiti

Aku tinggal di Dekalb ave. dan anak-anak di blok semua menulis. Ada Kop, 2Bang, Sofe, Piz, 2Sweet, 2Go & Rop. Maka Anda telah TSR (The Squad Rockers) di blok, Soe, 3D, Al, Duel, Harm187 & Coe. Saya selalu punya drama dengan bajingan ini. Mereka selalu berusaha untuk melompat saya. Sampai aku terik Duel dan Coe. Anda juga memiliki The MG Boys, Jem, Jay, Mark198, Dee3, Russ75, Mite, karat, Cuda & Kit17. Orang-orang ini selalu memiliki potongan besar di semua dinding halaman sekolah. One piece Aku mencintai adalah lemak ini P-nut2 di JHS 80. . .
P-nut2 telah terkenal di Welcome Back Kotter menunjukkan, sehingga mengilhami saya tapi Mitch77's Tue pembakar dan lurus huruf pada baris ke-4 benar-benar mengilhami saya. Manusia gaya sedang sakit. Terbaik pada saat itu. Pertama kali saya pergi ke penulis 149st bangku di Grand Concourse, saya bertemu Bear167, Gman, Smiley149, Ban2, Tye, Lane, Pos, Or2, Rex167, Lie dan banyak penulis lain. Itu gila melihat semua ini berlalu keseluruhan mobil. Dengan pembakar oleh Dez, Shy147, Skeme, Kel1st, Cos207, Case2 & Tkid. Maksudku seluruh mobil seluruh mobil pembakar setelah pembakar. Itu juga sangat inspirasional. Aku berterima kasih kepada ALLAH untuk memberkati saya. Untuk hidup itu percaya saya itu adalah berkat.

Sementara pergi ke halaman 4 saya bertemu dengan banyak penulis. Aku bertemu Trap dan Rip7. Kemudian Rip7 mengajari saya bagaimana break dance dan Perangkap dan aku menjadi sangat ketat. Saat itu aku juga menulis Cope2. Itu adalah nama yang sahabatku berikan kepadaku. Ia digunakan untuk menulis Kope dan The 2, saya dapatkan dari Ban2, karena ia adalah raja dari bagian dalam.

Aku ingat beberapa penulis menulis "Raja". Aku bertanya-tanya mengapa, maka aku bertanya Trap mengapa begitu banyak penulis menulis "Raja". Perangkap mengatakan kepada saya bahwa itu berarti bahwa Anda mengklaim baris ini seperti seorang Raja. Itu berarti Anda memiliki paling tag pada bagian dalam atau melempar-up, pembakar dan blockbuster di sisi luar. Jadi aku berkata Hmmm, itu sebuah tantangan.
Aku awal saya mulai 82 kru saya sendiri KD (Anak Hancurkan). Kru Kope yang kemudian menjadi AM1, Spel, Reo, Milt, Skeet RIP, RIP Kie (Allah memberkati jiwa mereka dan thanx Anda berdua untuk kenangan, baik dan buruk, mereka akan dihargai sampai terakhir saya bernapas, sampai ketemu di persimpangan) dan Ston3.

Kami mulai batu-4 baris. Saya manusia AM1 berhenti setelah mendapatkan rusak di Kingsbridge berbaring-up suatu sore, Sofe dan aku pergi. Kie dan Ston3, agak masuk ke blunts dingin dan merokok. Me, Spel dan Reo mulai goyang banyak perak seluruh mobil dan pembakar pada 2's dan 5's. Ston3 dan aku kinged bagian dalam D's di 82, kemudian pindah ke 1's

Pada suatu saat kita membunuh semua tempat rak kota, toko-toko & Martin Paint toko di Yonkers & White Plains. Ini adalah surga. Aku menyukainya. Tapi Spel dan Reo agak mati keluar dan aku pindah ke menghancurkan garis. Selama waktu itu, aku punya beberapa mitra ... Trace2 & Simpan, kemudian aku bertemu Cone, Ley, Race5, Melo (TNF kru segar bangsa-bangsa). Kerucut, Ley dan aku beberapa mobil, tapi pada akhir 82 'awal 83', aku adalah Raja dari 4 baris. Maksudku, aku menghancurkannya. Para penulis seperti Mitch77, Ban2, dan Blade juga membunuhnya. . .

Aku ingat Blade tinggal di blok. Aku selalu melihat dia membersihkan mobil, coolin dengan Maze dan Dolores. Man, Blade meletakkan smack down pada 4 baris, dengan blockbuster.

Spin TFS juga King'd 4 baris. Saya menyukai gaya sederhana dengan highlight putih.

Tapi Delta2 dan Sharp membunuh 4 baris. Mereka membuat saya meningkatkan permainan saya. Bagian dalam sedang bersiap dibunuh oleh Sash, Des & Pate dan itu setelah Rex167, Cep dan Trap Kinged bagian dalam. Anda juga memiliki Duel, Berperang dengan Ban2. Itu sakit. Saya kemudian pergi ke jalur lain.

Ketika aku pindah ke 2's dan 5 itu, yang semakin dicat putih pada waktu itu. Mulai era baru bagi saya. Kerucut TNF & aku mulai menghancurkan garis. Kerucut bekerja di Bodega di dekat Taman Bronx stasiun Timur. Cap MPC dan awak MPC akan pergi ke kios untuk membeli 12 bungkus bir. Ketika Cap bertemu Cone, ia bertanya Cone apakah ia bisa bertemu dengan saya. Itu adalah suatu kehormatan untuk tahu bahwa Cap ingin bertemu saya. Aku telah mendengar banyak cerita tentang Cap ... Bagaimana dia mengejar anak saya dengan parang Swan3 dan bahwa Cap akan pergi ke sebuah pompa meter dengan tembakan senjata dan hanya melihat bagaimana ia akan menghancurkan kereta bawah tanah di atas semua orang. Itu agak sakit. Aku bilang Cone, "keren aku akan bertemu dengannya.". . .

Saat aku bertemu Cap, saya juga bertemu Rook, Caban, Pove, Dose, Flint, Rock161 dan Doc. Phat pertemuan itu orang-orang ini. Cap dan aku agak diklik. Ia akan berbicara tentang beberapa bom dia lakukan. Itu hanya sakit coolin dengan Cap. Kemudian suatu hari ia memberi saya muntah-up garis besar dan aku hanya bergoyang-goyang itu. (Ini adalah muntah-up yang saya gunakan saat ini) Melihat dia telah perang dengan para penulis seperti Quik, Sach, duro, Dondi dan Min RTW sedang sakit. (Aku mencintai Min RTW's NE lempar-up. Itu anak yang sebenarnya "Benar legenda"). . .

Saya kemudian turun dengan MPC, saat itulah hal-hal sial punya gila untuk saya. Segera setelah aku mulai mengaitkan naik MPC, aku mantap oleh duro, Plus, Min, Roni, Kedua, Kilo dan sekelompok penulis lain. Ini terjadi ketika aku sedang mengalami perang dengan Neo, Nog, Rec127, Kudus dan kru RIS. Aku mencintai itu, sampai hari itu aku pengeboman baris 4 berbaring-up dan aku berlari ke Swan3, Minuman keras, Rac7 dan Tkid. Tkid mengeluarkan kelelawar dan mengayunkan omong kosong di kepalaku. Cepat dan Tkid memintaku untuk tetap berada di luar halaman Hantu dengan MPC sialan. Mereka juga mengatakan untuk memberitahu Cap yang sama. Jadi saya lakukan ...

Lalu ada konfrontasi di Fashion Moda di Bronx. Cap melangkah ke Tkid pada halaman Hantu masalah. Lalu sialan punya gila. Cap dan Tkid masuk ke pertengkaran hebat. Beberapa orang mengatakan Cap menang, ada yang mengatakan Tkid menang. Siapa yang tahu dan siapa peduli. Tkid mendapatkan props untuk menjadi satu-satunya penulis untuk melawan Cap. Aku terus pengeboman, tapi aku mendapat banyak kotoran saya dissed karena MPC. Jadi aku berhenti repping awak. Itu bukan masalah pribadi ke Cap, aku hanya perlu melihat keluar untuk diriku sendiri. Kurasa Cap mengambilnya dengan cara yang salah dan kesal, karena sebelum Anda tahu seluruh MPC kru akan di atasku. . . .

Saat itu Cone dan kru TNF telah berhenti. Jadi Pove dan aku mulai membunuh sialan. Dia tidak terlibat dengan semua drama, karena ia turun dengan MPC. Plus dia sedang sibuk krunya repping GU (Graffiti Unlimited). Dingin Pove adalah kucing. Dia memiliki 2's dan 5 yang dikunci. Dilihat dan Blade juga membunuh kereta putih. Mereka adalah yang pertama memukul mereka dengan datar besar hitam, topi lemak tag pada semua panel. Ini pada akhir '82 awal '83.

Menjelang akhir tahun '84 awal '85 para penulis seperti Dero, Wane, sento, Key, MK, Wips, Wen, Kavaleri, Jase & Puisi membunuh garis-garis berwarna perak dan seluruh mobil, ketika saya sedang membunuh itu dengan lempar-up. Anda juga telah TAT's CRU. Mereka telah rockin seluruh mobil di luar sana sejak 83 '. Tkid, Bio, Mack, Cem2, Kenn, Raz, Shame125 & Brim yang menarik dari beberapa dari seluruh mobil paling gemuk pada saat itu. Tepat sekitar waktu itu saya bertemu dengan seorang dude yang menulis Cepat. Bukan RTW asli Quik, tapi seorang pria aku bertemu melalui Pove & September Cepat dan aku menjadi ketat dan menjadi mitra. Orang-orang buggin bagaimana saya menulis dengan Cepat lain ini. Tapi dia benar-benar Nigga dan itu semua penting bagiku. Kami juga sama-sama drama dengan Med dan Fayde. Dia pengeboman jalan raya, jadi aku masuk ke jalan raya pengeboman. Lalu aku menunjukkan padanya cara memukul kereta bawah tanah dan kita mengguncang 2's dan 5 itu, mereka baik kali saya dengan Cepat. . .

Kau tahu kalau dipikir-pikir itu aku telah drama dengan semua orang saat itu. Aku ingat kedua ibu gila keparat dari Hunt's Point disebut 3Cee & Drift TSU. Niggas mereka membenci saya. Saya juga punya semua penulis MPC baru Elf, Ed, Echo, Bukan & Mazz akan di atasku.

Itu liar, tapi aku masih di atas.

Aku ingat Trim KD. Itu adalah Nigga liar, gila dan dia lucu. Aku niggas baru turun dengan KD pada saat itu. Saze, Alroc, Part5, Vine RIP, Rea, Baru (yang nyata saja) dan 100 dari penulis lain.

Semua ini mengingatkan saya melihat ke belakang Nigga saya Nic NST RIP, kami digunakan untuk blunts engah sampai kepala kami muncul. Kami tidak asam, debu, kokain. Aku melakukannya semua boyee. 81'-85 "adalah emas tahun. The Fun House & Roxy's itu adalah membenturkan.

Lalu pada tahun 1985 Pjay dibebaskan dari penjara. Dia dan SeenUA mengamuk, memukul 6 baris, maka 2's dan 5 itu, mereka bahkan menghancurkan 1 baris. Mereka hanya akan lebih dari semua kotoran. Jadi yang dimulai beberapa kotoran nyata. Aku selalu menghormati orang-orang itu. Lalu mereka mulai gila perang. Menyenangkan. Hanya saja saat itu era kereta api sedang sekarat. Sho, Dome dan awak TDC DC3 mengayun 2's dan 5 itu menjelang akhir. Peluru perak akan datang dan semua kereta tua di jalan keluar. CC's, J dan M's adalah kereta terakhir kiri. Saze, Bahkan, Med KBK dan aku mulai untuk menghancurkan apa yang tersisa. Pada saat kez nyata, menyamaratakan, dan membunuh Seze sementara setelah perang dengan JA. Dan penulis lain seperti Dole, Suey Rab dan Den CAC kru, Chino BYI, Kudus, Trim TNC dan Tekay sedang memukul yang terakhir grafiti kereta api.

Oleh '88 grafiti di kereta bawah tanah era sudah mati dan 100's dari penulis yang telah menulis sejak hari 1 agak berhenti dan menghilang begitu saja. Beberapa masuk ke hal-hal positif, sebagian masuk ke menjual obat dan beberapa masuk ke menggunakan narkoba, beberapa pergi ke penjara dan beberapa meninggal ... aku pergi melalui drama saya sendiri dalam hidup, tapi aku selalu terus menulis. . .

Kemudian penulis seperti Lilman, Moster, Bangunlah, Krisis, Bio & Lase itu memukul gerbang. Tapi itu Eaze, Joz & Josh5 yang benar-benar membawanya ke tingkat lain. Orang-orang ini memukul setiap satu gerbang di seluruh kota. Joz dan Eazy adalah jalan asli pengeboman raja. Jadi aku masuk ke bom jalanan. Saya kemudian menjadi erat dengan para penulis seperti Pjay, Med, Rob dan banyak, banyak lagi ...

Saya telah dibom dan perang dengan terbaik ... Cap, Pjay, Seen, Joz, Bom5, Mudah, Delta2, Trap, Ja, JSON, Pove, Dero, Kudus, Gading, Flite dan banyak lagi. . .

Pada akhir 80-an dan awal 90-an Aku masuk ke izin lukisan dinding. Banyak penulis izin masuk ke dinding. Masuk ke produksi itu agak dingin, kau tahu semakin tua dan menjaga keluarga, melakukan dinding hukum adalah jauh lebih sedikit stres. Tapi aku masih ilegal kotoran di sana-sini. Maksudku kereta bawah tanah ada di darahku, aku memukul mereka dari waktu ke waktu.

Pada tahun 1993 Per FX dan aku pergi semua kota dengan lempar-up. Aku telah goyang kota dengan tag. Lalu aku mulai goyang potongan di dinding dengan laki-laki saya Jez

Melemparkan 90's Aku melukis beberapa produksi terbaik di New York, dengan kru terbaik ... lemak, UW, COD & FC yang telah ada sejak 82 dan yang aku merasa terhormat untuk mewakili hari ini. Beberapa anggota FC seperti Barat, Psycho & Dash realest adalah orang yang pernah saya temui. Saya juga dicat dengan kru FX, salah satu yang terbaik di akhir 90-an. . .
Melalui hidup saya sebagai seniman grafiti Aku sudah beberapa mitra terbaik ... Spel, Cone, Delta2, Pove, Quik KD, Saze, Jez, Nic NST, Trim KD, Trap, Dero, Pjay, Ovie, Quest KD, Perlu , Per, Tkid, Muse, Gading (yang benar-benar Nigga) & Key hanya untuk beberapa nama.

Saya juga telah mempengaruhi 100's dari penulis, bahkan adik saya Deso wrote Skep selama bertahun-tahun, namun benar-benar tidak pernah masuk ke grafiti. Dia lebih ke unsur rap hip-hop scene. Jee adik saya memiliki lebih banyak cinta untuk Graff. Dia bahkan memiliki awak sendiri yang ia mulai dengan Spek pasangannya. Spek mengidolakan saya sangat banyak. Jadi aku membawanya di bawah sayap saya dan menunjukkan padanya bagaimana menjadi Tuhan Dari Pemusnahan dengan cara yang sama Cap & Pjay menunjukkan kepada saya. Namun dalam hal ini penuh kebencian, menjijikkan, jahat kita hidup di dunia, kehidupan Speks dipotong pendek. Saya sudah kehilangan banyak teman dan keluarga selama bertahun-tahun tetapi kehilangan orang seperti Spek ini dan masih adalah bekas luka yang sangat mendalam dalam hatiku.
Aku akan menghargai setiap detik dan momen yang pernah saya miliki dengannya. Dia akan selalu dirindukan dan ia akan selalu berada di hati kita. TUHAN memberkati jiwamu Tim, aku cinta padamu adik kecil ... Beristirahat dalam damai.

COPE2

membuat graffiti dengan graffiti creator

The Graffiti Creator” bukan suatu software pembuat graffiti atau sejenis aplikasi desain, namun “The Graffiti Creator” adalah suatu jenis layanan online/website yang dapat memudahkan kita dalam membuat sebuah graffiti secara instant.

Dalam membuat sebuah graffiti pun kita tidak perlu mempunyai keahlian khusus, cukup tinggal kita pilih jenis font graffiti nya dan juga nama tulisan yang ingin kita buat graffiti nya, “The Graffiti Creator”/www.graffiticreator.net dapat kita manfaatkan juga sebagai penghias blog kita, jadi tinggal kita ketik saja nama blog kita maka secara otomatis graffiti dengan nama blog kita pun akan terbentuk.

Bisa juga kita simpan sebagai file kita dan kita print untuk di jadikan stiker atau bisa juga kita jadikan sebagai contoh gambar graffiti untuk tahap awal belajar membuat graffiti, karena tidak sedikit pula gambar-gambar hasil kontes graffiti di pamerkan di gallery mereka.

Bagi yang ingin mencoba nya bisa langsung mengunjungi website nya di graffiticreator.net, atau bisa juga mengklik link yang ada pada baris pertama, dan bagi yang ingin melihat video demo tutorial membuat graffiti nya bisa dilihat pada video di bawah ini.

Jogja Kota Graffitti

Jogja Kota Graffitti

jogjakarta oh Jogjakarta, kotaku asri kok penuh Graffiti
Jogjakarta, terknal sebagai kota pelajar penduduknya kaum intelektual, sebagai kota budaya mestinya penduduknya juga sangat berbudaya, tetapi kenapa setiap bidang luang ditempat umum penuh dengan corat-coret grafitti dan reklame yang sangat merusak keindahan………sungguh sanagat ironis.Dulu pada akhir tahun 1969 aku pertama kali menginjakkan kaki di kota Jogjakarta. kesan pertama yang terlintas tentang kota Jogja adalah kota ini sangat sederhana tetapi mempunyai keunikan budaya yang tinggi. Kenapa sangat sederhana, karena bayanganku kota-kota di Jawa pasti megah-megah, gedung tingi-tinggi, jalan lebar-lebar, pertokoan besar-besar, makan di restoran termasuk kota jogja ini. Tetapi kenyataan yang aku lihat kota ini penuh dengan kesederhanaan, gedung, pertokoan, jalan-jalan sangat jauh berbeda dengan kota Surabaya yang telah aku ketahui sebelumnya. Uniknya jalan-jalan dikota Jogja ini penuh dengan sepeda dan andong, makanpun tidak malu diwarung-warung kecil. Terarasa nyaman hidup di kota ini, penduduknya ramah bisa menerima pendatang dari luar daerah dengan budaya yang berbeda,biaya hidup tidak tinggi, situasi belajar sangat kondusif. Membikin orang menjadi nyaman untuk menimba ilmu, budayawan semangat berkumpul di Maloboro untuk berkreasi Sehingga kota ini pantas dijuluki kota pelajar, kota budaya, pusat pendidikanUniversitas Gadjah Mada, universitas yang megah tempat penggemblengan calon-calon pemimpin, pencetak manusia-manusia intelek dan berbudaya. Keasrian lingkungan yang terjaga dan tertata rapi sehingga jalan-jalan dipagi hari disekitar kampus membikin rasa nyaman tenang. Tempat berolah raga dan berolah rasa yang tentram dan nyaman.

Bisakah ini tetap dipertahankan ??.

Sementara jalan-jalan mulai bising,, macet. Kendaraan umum bis kota yang menggantikan sepeda dan andong sudah pada tua-tua, mengepulkan asap penuh polusi. Banyak copet membikin kota menjadi terasa sumpek tidak nyaman .
Yang paling sangat ironis adalah , penampilan kota yang semerawut, jalan-jalan dipagi hari disuguhi corat-coret garaffiti di dinding-dinding bangunan sepanjang jalan, toko-toko penuh dengan tempelan kertas-kertas reklame tua yang tidak dilepas ditumpangi dengan tempelen reklame baru, tutup menutup tidak beraturan. Sungguh sangat malu menyandang predikat kota pendidikan, kotanya kaum intelek, kota budaya, kotanya orang-orang yang berbudaya luhur.Semuanya ini adalah ulah segelintir anak-anak muda, geng-geng yang salah arah dan pengusaha-pengusaha yang tidak bertanggung jawab yang hanya memikirkan keuntungan bisnis belaka. Seharusnya pemerintah daerah sudah mengambil tindakan untuk menertibkan keadaan ini. Para anggota DPRD membuat undang-ndang atau perda ketertiban umum yang mengatur dan memberi landasan hukum bagi aparat kepolisian untuk mengambil tidakan tegas.
Anak-anak muda yang ketahun melakukan corat-coret ditangkap, geng-geng anak sekolahan yang sering tawuran ditangkap diberi pendidikan kedisiplinan diberi hukuman yang mendidik, diasramakan selama satu bulan diberi latihan fisik dan mental serta etika. Bila tertangkap lagi, dipenjara sebagai kriminal yang tidak bisa didik.
Dari reklame yang ditempel tersebut sebenarnya sudah dapat diketahui pengusaha mana yang tidak tertib. Pengusaha ini harus dipanggil, diberi hukuman yang tegas di denda yang tinggi supaya kapok.

Kreatifitas anak muda difasilitasi, disediakan tempat menyalurkan kreatifitanya berupa lukisan dinding disekolah atau lukisan mural di jalan yang dapat menambah keindahan kota. Tempat menempelkan reklame disediakan ditempat-tempat strategis sudah tentu dikenakan pajak. Bagi yang menempel harus ada izin dan melepas sendiri pada periode waktu tertentu, bila tidak dilepas pada waktunya, didenda yang tinggi.

graffiti bandung

graffiti bandung

saya bukan graffiti artist, malah sama sekali gabisa gambar. tapi saya sering terkagum-kagum liat gambar-gambar nan artistik yang banyak bertebaran di kota tercinta ini. Emang sih, saya bukan kurator, juga bukan jurnalis yang berhak punya segudang “kenapa”. Tapi saya sering penasaran kenapa mereka-mereka (read: graffiti artist) memilih jalanan sebagai media berkreasi? sudah begitu sempitnyakah kota kita ini? gak lagi menyisakan ruang untuk sedikit aja nafas kehidupan insan-insan kreatif anak bangsa?

eits tunggu dulu, ternyata saya salah. sebaliknya, seni graffiti meraja karena banyaknya apresiasi bernada positif di kota ini. Kota yang dari dulu terkenal dengan geliat kreatifnya, ternyata menyimpan ruang bagi hasrat berseni masyarakat urban. Diluar itu semua, graffiti sebagai salah satu alat eksistensi anak muda Bandung, pasti juga menyimpan ambisi, idealisme dan pesan-pesannya sendiri yang hanya bisa dimaknai oleh masyarakat penikmatnya.

sejauh yang saya tau, kebanyakan artist masih mengutamakan tersedianya sarana hiburan di jalan. Bayangin suasana jalan yang hiruk pikuk, panas dan penuh dengan berbagai tekanan. adanya graffiti sedikit banyak menyegarkan mata, syukur-syukur kalo bisa bikin senyum. Makanya, kebanyakan graffiti yang ada di Bandung bisa dibilang termasuk graffiti artistik. dan karena itu pula disini saya cuma mau ngomongin graffiti artistik, sementara graffiti-graffiti lain biar kita kesampingkan dulu ya..

Saya sih gamau bicara panjang lebar soal apa itu graffiti, apa itu graffiti artistik atau pesan apa yang bisa terkandung dalam sebuah piece, atau bahkan dalam segaris tag. soal itu biar saya koar-koar dalam tesis saya aja haha. tapi buat yang mau tahu lebih soal scene graffiti di Bandung, bolehlah kita ngobrol. Saya masih sangat baru di bidang ini. fresh from the oven! masih banyak yang mesti saya pelajari, tapi saya senang berbagi dan lebih senang lagi pas tahu bahwa scene di Bandung tidak dibuat dengan nafas vandal yang membabi buta, tapi lebih pada eksistensi dan apresiasi sebuah karya. Bahwa antara oldschool dan newschool di kota ini ga saling tiban, tapi maju bersama. Some imported urban-culture abide West-Javan local taste.

Tadinya saya sendiri ga pernah tertarik untuk terlibat lebih jauh kedalam dunia yang dipijak yudi. “Cukup tahu” lebih pas menggabarkan keterlibatan saya di kegiatannya yang satu ini. bukannya saya ga suka, saya cuma terlalu sayang menghabiskan waktu saya nemenin dia gambar. ga sebentar lho :p

tapi mau ga mau, pilihan saya untuk menjadikan aktivitas mereka sebagai bahan tesis membuat dunia graffiti pada akhirnya saya ceburin juga :D

Dari sekedar tanya-tanya, sampai akhirnya penasaran saya membuat saya menggali lebih dan lebih dan lebih dalam lagi, lama-lama saya paham kenapa scene ini begitu menarik. persis seperti karya-karya visual yang disimbolkannya, scene graffiti itu sendiri menyimpan berbagai warna dengan tingkat gradasi berbeda. terkadang rumit namun indah, simple tapi keras. jadi gimana ya? mungkin ga jauh beda dengan subkultur-subkultur lain yang berkembang di ranah perkotaan, scene graffiti yang didominasi anak muda juga bernafaskan rasa ketidakadilan atas kondisi sosial yang ada, terkadang berbaur dengan pencarian jati diri para pengusungnya.

Lalu saya sadar, kota Bandung yang sempit ini menyimpan nafas yang sedikit berbeda. sudah sejak lama keberadaan anak-anak muda sebagai tombak industri kreatif diakui oleh lembaga-lembaga formal dalam kota, berkumpulnya anak-anak muda Bandung dalam berbagai wadah berjudul “komunitas” pun seolah difasilitasi dengan banyaknya wahana dan organisasi kreatif. meski juga bukan berarti graffiti hadir tanpa perjuangan disini, namun keberadaan komunitas-komunitas yang dapat saling berinteraksi membuat perkembangannya menjadi mudah dan lebih terarah. Kenapa saya bilang terarah? karena seperti dibilang TellThem, bahwa graffiti di Indonesia, terutama kota Bandung ga perlu pake kejar-kejaran sama polisi atau vandal-vandalan. cukup minta ijin (tentunya dengan sopan) untuk membuat graffiti. imbalannya, banyak diantara pemilik tembok yang bersikap baik dan supportive pada seniman. hal ini pasti ga bakalan kita dapet diluar. dimana graffiti yang berakar dari budaya hip-hop cenderung menjadi momok geliat perkotaan. Lain dengan di Indonesia dimana graffiti masuk dengan cara berbeda.

Pun begitu, graffiti tetaplah lebih dari sekedar corat-coret diatas tembok semata. Dalam idealismenya yang paling sederhana sekalipun, sesimpel keinginan untuk membuat orang tersenyum sekalipun, mengandung kritik terhadap kondisi sosial yang melingkungnya. Kenapa karya artistik semacam graffiti harus dibredel oleh berbagai peraturan yang menjerat sedangkan para pengiklan dengan bebas menempelkan pamflet dan berbagai atribut lainnya diruang publik seolah peruntukannya? Maka hadirnya graffiti sebagai alternatif ditengah riuhnya rupa jalanan setidaknya memberi kita sedikit ruang untuk bernafas dan menikmati kembali rona wajah kota yang gemerlap.

Di kota Bandung ada beberapa nama yang gaungnya cukup membahana bahkan sampai ke ranah internasional. Beberapa adalah pionir-pionir graffiti di Bandung, sebagian lagi menggapai eksistensinya lewat skill dan konsistensi dalam karya. Mereka antara lain The Yellow Dino, Mondayz, FAB Family, Tell Them, M.U.T.E., CikCuk, Demn. Diantara mereka lalu ada anak-anak baru yang entah mencoba peruntungannya dalam dunia seni jalanan ini atau bahkan dengan semangat urbannya sungguh-sungguh ingin menancapkan kuku di scene graffiti. Untuk yang saya sebut terakhir ini adalah calon-calon regenerasi budaya urban yang memegang peranan penting dalam perkembangan graffiti kedepannya. Makanya Yudi selalu bilang, “Mulai dari sekarang, saat ini juga, kita bangun scene yang sehat di Bandung.” word, hubs!

capek ya rasanya kalo ngomong aja. mending saya lempar beberapa foto dari scene graffiti tanah Sunda yang melibatkan nama-nama yang saya sebut tadi

Huufft….kayanya ini posting terpanjang saya sejauh ini ya. ga kerasa tau-tau uda banyak aja haha. yah at last, mau graffiti atau apapun, semua tetap berpulang ke diri masing-masing.